Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Menari dan Bergoyang, Cara RS Nigeria Sembuhkan Pasien Covid-19 Secara Spiritual

Alunan musik itu dicoba untuk mempercepat pemulihan pasien Covid-19 di Nigeria, tujuannya untuk memompa semangat.

Tayang:
Editor: Bambang Wiyono
TEMILADE ADELAJA/REUTERS
Pemain biola Nigeria, Peter Oluwadare (23) tampil di konser mingguan di pusat isolasi Nigeria pada 16 April 2020. 

TRIBUN-BALI.COM - Belasan petugas kesehatan di Lagos, Nigeria, menari dan bergoyang bersama.

Mereka percaya cara itu dapat membantu pulihkan pasien Covid-19 karena termasuk penyembuhan spiritual.

Dengan lantunan musik dari saksofon dan terompet, para petugas medis itu berjoget ria sambil tetap menjaga jarak aman sesuai pedoman social distancing.

Sementara itu di dalam tenda rumah sakit, beberapa pasien virus corona menyaksikan tarian petugas medis dari balik jendela plastik.

Apabila tubuh mereka cukup kuat digerakkan, para pasien akan ikut menari dan bergoyang bersama.

Abolaji Banjoko (32) yang juga dikenal sebagai BeejaySax, biasanya menjalani hari-harinya dengan bermain saksofon di kerumunan ribuan orang.

Namun pada Minggu (4/5/2020) ketika ibu kota Lagos di-lockdown dan pertemuan massal dilarang, Banjoko dan musisi-musisinya mendapat mandat khusus dari pemerintah untuk memainkan lagu-lagu Injil.

Alunan musik itu dicoba untuk mempercepat pemulihan pasien Covid-19 di Nigeria.

"Tujuannya adalah untuk memompa semangat, untuk menyalurkan penyembuhan spiritual," kata Banjoko dikutip dari Reuters Minggu (4/5/2020).

Virus corona menyebar di Nigeria melalui ibu kota. Pada Senin (4/5/2020), total terdapat 2.558 kasus Covid-19 di Nigeria dan 1.107 di antaranya tercatat di Lagos.

Reuters mengabarkan, musik memainkan peranan penting di Nigeria, negaranya musisi Fela Kuti, Afrobeats, dan sejumlah besar artis-artis papan atas termasuk WizKid, Davido, dan Burna Boy.

Akin Abayomi komisioner kesehatan negara bagian Lagos, tahun lalu meluncurkan proyek Art4life untuk menampilkan musik, lukisan, dan puisi ke instansi kesehatan.

Kini, upaya itu ditambahkan konser mingguan di luar pusat isolasi dan perawatan virus corona.

Abosede Lewu seorang dokter di Lagos menyebut inisiatif itu penting.

"Jika kami memiliki sesuatu yang dapat merangsang orang untuk melawan, yang tidak dapat diukur dengan jumlah pil atau apa pun yang Anda berikan... kita harus mendorongnya," ungkap dokter perempuan itu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved