Breaking News:

Normal Kembali Setelah Pandemi: Sebuah Bencana yang Harus Dihindari

Mereka yang belum memahami pesan tersebut harus dikasihani, karena mereka kehilangan kesempatan emas untuk mempelajari sesuatu yang sungguh bermakna.

Editor: DionDBPutra
FOTO KIRIMAN JOEHANES BUDIMAN
Anand Krishna 

Sayang sekali, banyak dari kita yang belum belajar apa pun dari pengalaman kolektif ini. Banyak dari kita tidak punya niat, tidak punya kemauan untuk belajar sesuatu apapun.

1. Hewan-hewan memberontak, epidemi-epidemi terparah dalam sejarah baru-baru ini terkait dengan hewan. Sudahkah kita belajar sesuatu dari fakta ini? Apa yang Keberadaan coba sampaikan pada kita?

Salah satu Prinsip Panduan Hidup Masyarakat Bali adalah Tri Hita Karana, 3 Faktor atau Penyebab Kebahagiaan dan Kesejahteraan:

- Parahyangan, yaitu Selalu Bersyukur atas karunia Ibu Pertiwi, Keberadaan, Tuhan, Hyang Kesadaran Tertinggi, kepada Hyang Melampaui segala nama, rupa, dan penjelasan; namun semua Nama, Rupa, dan Penjelasan adalah milik-Nya. Kepada Ia Hyang melampaui Segala Gender, namun semua Semua Gender adalah milik-Nya.

- Pawongan, yaitu Hidup Harmonis dengan anggota keluarga, masyarakat, bangsa, negara, dan bahkan menganggap seluruh umat manusia sebagai satu keluarga: Satu Bumi, Satu Langit, Satu Umat Manusia.

- Palemahan, yaitu untuk melindungi lingkungan, flora dan fauna, dan semua bentuk kehidupan lainnya.

Sayangnya, Kita Gagal Memenuhi Kewajiban Kita. Demikianlah kita mengundang pandemi ini.

Setiap ilmuwan dengan kaliber lebih rendah daripada Einstein dapat berargumen, berdebat, dan mengejek kita. Tapi itu tidak relevan. Kebanyakan penemuan ilmiah, termasuk teori Einstein, pertama-tama diejek.

Dengarkan apa yang dikatakan Einstein dalam kutipan berikut dari surat yang konon ditulis olehnya dan ditujukan kepada salah seorang putrinya:

“Ketika saya mengajukan teori relativitas, sangat sedikit yang mengerti saya, dan apa yang akan saya ungkapkan sekarang untuk disampaikan kepada umat manusia juga akan bertabrakan dengan kesalahpahaman dan prasangka di dunia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved