Ngopi Santai
Sirnanya Spontanitas Permainan Ajaib
Selebrasi setelah mencetak gol pun tidak lagi berangkulan apalagi pelukan erat 11 pemain sambil berguling-guling ria.
Penulis: DionDBPutra | Editor: Eviera Paramita Sandi
Nihil spontanitas alami.
Pemain dan pelatih serba hati-hati.
Mau bilang apa, pandemi Covid-19 belum memperlihatkan sinyal akan berakhir. Kesehatan harus tetap nomor satu.
Demi menjaga keselamatan pemain, pelatih dan semua personel tim, manajemen klub-klub Liga Inggris sejak akhir April telah belanja masker dalam jumlah tambun untuk persediaan.
Pendiri Altitude Mask, Saif Rubie, mengutarakan perusahaan maskernya telah mendapat order pesanan dari klub-klub Premier League.
"Tigahari terakhir kami telah dipenuhi oleh pesanan, terutama dari Bundesliga dan Premier League," tutur Saif Rubie kepada Sky Sports pekan lalu.
"Produk kami telah dikirim ke enam atau tujuh kubu Premier League dalam dua hari terakhir," tuturnya lagi.
Ia mengutarakan perusahaannya telah menyediakan masker bagi atlet-atlet kelas dunia jauh sebelum
pandemi virus corona.
Bintang Manchester United, Marcus Rashford, Gareth Bale (Madrid) dan Dele Alli (Spurs) adalah beberapa pesepak bola yang memakai masker produksi Altitude Mask.
"Kami selalu berada di area terdepan dalam menciptakan lingkungan terbaik di latihan dan aktivitas pernapasan. Saya tak bisa menceritakan klub-klub mana saja tetapi kami telah bekerja dengan kubu-kubu terbesar," kata Rubie lagi.
Situs perusahaan tersebut menulis, Altitude Mask adalah masker berspesifikasi N95 yang mempunyai dua lapisan neoprene.
Masker ini memiliki filter N95 yang bisa diganti dan perekat velcro yang nyaman serta mengikat erat di wajah.
Altitude Mask mengklaim masker produksi mereka dapat meningkatkan kapasitas paru-paru penggunanya serta efisiensi oksigen.
Masker tersebut pun diklaim sebagai anti pasir, debu dan air.
Tidak Boleh Mandi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-bola.jpg)