Masker Non-medis Reusable, Produk Terbaru yang Diciptakan TriUpcycle

TriUpcycle yang telah berdiri sejak 2016 lalu ini, fokus pada pembuatan fashion asesoris berbahan dasarkan materi kain bekas.

Istimewa
Tampilan masker non-medis reusable yang merupalan produk terbaru yang diciptakan TriUpcycle 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - TriUpcycle merupakan usaha sosial yang ada di Pulau Dewata, Bali.

TriUpcycle yang telah berdiri sejak 2016 lalu ini, fokus pada pembuatan fashion asesoris berbahan dasarkan materi kain bekas.

Adapun produk-produk yang telah diproduksi oleh TriUpcycle selama ini, yakni bandana, totebag, dan pounch serta masih banyak lainnya.

Produk-produk ini pun memiliki berbagai desain dan varian warna yang cerah dan menarik.

Di masa pandemi virus corona ini, pihak TriUpcycle memperkenalkan masker non-medis reusable.

PT. Kontak Perkasa Futures Bali Bergerak Salurkan 1000 Paket Sembako  

Kunjungi Lokasi Karantina, Wabup Suiasa Apresiasi Jasa Petugas Medis

Masjid At Taqwa Polda Bali Buka Loket Layanan Zakat dengan Protokol Kesehatan Covid-19

Social Enterprise Enthusiast, Annisa Fauziah kepada Tribun Bali menyebutkan bahwa ide awal pembuatan masker ini muncul karena sulitnya masyarakat mendapatkan masker untuk mengurangi penyebaran covid-19.

"Juga dikarenakan penurunan penjualan produk Tri Upcycle yang diakibatkan dari turunnya jumlah turis yang notabene adalah target utama penjualan produk Tri Upcycle. Karena banyaknya material yang kami punya, kami pun terpikir untuk membuat masker non-medis yang reusable ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memerangi pandemi utamanya di Bali," tutur Annisa Fauziah.

Sama dengan produk-produk terdahulunya, materi yang digunakan dalam pembuatan masker ini pun juga menggunakan bahan upcycle alias bahan bekas atau sisa yang didaur ulang.

Perayaan Tri Suci Waisak di Maha Vihara Denpasar Digelar Sederhana, Beberapa Ritual Ditiadakan

Enam Protokol yang Wajib Dipatuhi Ketika Bundesliga Musim Ini Bergulir Lagi

Omzet Wajib Pajak Hotel & Restoran Nol Rupiah, Pengusaha Setor Pernyataan Tutup Sementara

"Kami menggunakan kain sisa produksi kami sendiri, juga bagian-bagian produk kain yang cacat produksi yang masih baik. Untuk proses pembuatannya kami bekerja sama dengan Yayasan Pemberdayaan Wanita KIM Women's Center dan penjahit rumahan lokal demi mendukung perekonomian mereka juga," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya berharap agar masker non-medis reusable ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin mencegah penyebaran covid19 karena selain sangat penting untuk melindungi diri kita sendiri, namun juga untuk melindungi orang-orans terdekat kita.

Menaker Izinkan Perusahaan Tunda Pembayaran THR Karyawan Selama Pandemi Covid-19

Citilink Akan Kembali Layani Penerbangan Domestik Mulai Besok

"Semoga penyebaran covid19 ini bisa dihentikan dan segalanya kembali normal dengan cepat. Kita pasti bisa jika kita berjuang bersama-sama," ucapnya.

Untuk melihat tampilan hingga pemesanan masker non-medis reusable ini, Tribunners bisa langsung menuju ke akun instagram TriUpcycle di @triupcycle. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved