Pemkab Gianyar Keluarkan Surat Edaran tentang Larangan Penutupan Jalan Desa & Akses Pantai

Penutupan hanya boleh dilakukan, jika sudah mendapatkan persetujuan Satgas Covid-19 Gianyar.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Bupati Gianyar Made Mahayastra 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Satuan Gugus Tugas Covid-19 Gianyar mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait, larangan penutupan jalan desa maupun akses menuju pantai.

Penutupan hanya boleh dilakukan, jika sudah mendapatkan persetujuan Satgas Covid-19 Gianyar.

SE ini dikeluarkan mengingat selama ini relatif banyak desa-desa yang mengambil keputusan sendiri, tanpa berkoordinasi dengan Satgas Covid-Gianyar.

Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, Kamis (7/5/2020), SE bernomor 044/12908/umum tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat Satgas Covid-19 Gianyar, pada Rabu (6/5/2020) yang dihadiri oleh Forum Komunikasi Daerah Ginyar, terdiri dari Kapolres Gianyar, Dandim Gianyar, Danyon Zipur 18 YKR, Ketua Pengadilan Negeri Gianyar, Ketua PHDI Gianyar, Majelis Desa Adat Gianyar, dan Forum Perbekel Gianyar.

Pembangunan 5 Desa Wisata di Badung Tertunda Akibat Wabah Covid-19, Target Kunjungan Juga Direvisi

Rayakan Waisak di Tengah Pandemi Covid-19, Umat Budha Beribadah di Rumah, Julio: Tak Kurangi Makna

Hari Terakhir Pendaftaran Diskon Listrik melalui www.lightup.id, Masih Ada Kuota bagi 7.803 Keluarga

Ketua Satgas Gianyar, Made Agus Mahayastra membenarkan adanya SE tersebut.

Kata dia, hal ini dilakukan untuk menindak lanjuti peristiwa maraknya desa-desa di Kabupaten Gianyar, yang mengambil langkah penutupan askes, baik jalan desa maupun akses menuju pantai.

Dimana hal tersebut berdampak terhadap langkah Pemkab Gianyar, yang ingin tetap mempertahankan perputaran ekonomi dalam situasi pandemi, namun dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.

Adapun poin-poin penting dalam SE tersebut, kata Mahayastra, mulai dari melarang pelaksanaan penutupan jalan menuju maupun keluar desa di seluruh desa di Kabupaten Gianyar.

 Penutupan hanya bisa dilakukan atas persetujuan Ketua Satgas Covid-19 Gianyar dalam hal ini Bupati Gianyar.

“Tidak boleh semembarangan menutup jalan, harus atas seijin Satgas Covid-19 Gianyar dan harus sesuai dengan maklumat kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran covid-19 tangga 19 Maret 2020,” ujar Mahayasta.

Poin kedua, Satgas Gotong Royong  Des di seluruh Kabupaten Gianyar dalam melaksanakan tugas penanganan covid-19 harus sesuai dengan perintah Ketua Satgas Coviud-19 Gianyar dan petunjuk teknis satuan tugas gotong royong berbasis desa adat.

Poin ketiga, kata Mahayasra, bagi desa yang memiliki akses menuju pantai, diminta agar tidak melaksanakan penutupan akses keluar masuk pantai, supaya para nelayan dan masyarakat yang bermata pencaharian di pantai tetap bisa bekerja, namun tetap mengutamakan protokol kesehatan.

5.496 Paket Sembako Dibagikan ke 23 Desa/Kelurahan di Denpasar

Masyarakat Jangan Terjebak Ramalan Akhir Pandemi Covid-19, Ini Alasannya

Update Covid-19: Pasien Sembuh di Indonesia Sudah 2.317, di Bali 107 Orang Masih dalam Perawatan

“Kami berharap tidak ada lagi penutupan pantai khususnya bagi nelayan dan pemancing dengan tetap mengikuti protokol kesehatan,” ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved