Ini Tips Memaksimalkan Bisnis saat Pandemi Covid-19 dan Ramadhan

Memulai bisnis berskala kecil menengah, seperti berjualan makanan beku, bisa dilakukan dengan mudah asalkan mengerti caranya

Pixabay
Ilustrasi - makanan manis. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 menjangkit pada sektor perekonomian cukup dalam di Indonesia.  Namun Paxel meyakini dampak ini juga dapat menjadi kesempatan untuk menciptakan peluang usaha sendiri yang bisa dimulai di masa sulit ini.

Terlihat saat ini perilaku belanja masyarakat semakin mengarah ke online untuk memenuhi kebutuhan dan mengurangi transaksi offline.

Hal tersebut dilihat dari hasil riset Kantar pada Februari 2020, yang menunjukkan terjadi peningkatan aktifitas belanja online sebesar 32%, lantaran perubahan perilaku masyarakat yang mengurangi aktivitas di luar ruangan.

CEO Paxel, Bryant Christanto  melihat permintaan akan frozen food dari beragam brand UKM belakangan ini semakin populer, terutama memasuki bulan Ramadhan.

Ia menyebut peluang bisnis saat pandemi terlebih di bulan Ramadhan ialah pada olahan makanan beku.

“Memulai bisnis berskala kecil menengah, seperti berjualan makanan beku, bisa dilakukan dengan mudah asalkan mengerti caranya,” jelas Bryant dalam keterangan pers, Jumat (08/05/2020).

Melihat situasi tersebut, Bryant pun memberikan tiga tips bagi pebisnis UMKM untuk bisa tumbuh di masa pandemi dan bulan Ramadan.

Pertama, inovasi produk berdasarkan kebutuhan.

Misalnya saja Jahitin.com yang melihat peluang dari kebutuhan masker non medis ditambah penjualan online lewat Paxel Market, membuat 300 mitra penjahit mereka tetap produktif memproduksi 3,000 masker per hari di masa pandemi Corona.

Saat Pandemi, Pelaku Kuliner Difasilitasi untuk Kembangkan Bisnis di Foodstartup Indonesia 2020

Kedua, memperhatikan standar kualitas produk.

Halaman
12
Editor: Kambali
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved