Bisnis 8 Perusahaan Ini Melesat di Tengah Pandemi Covid-19
Pandemi virus corona (Covid-19) telah membuat banyak pelaku usaha mengalami tekanan dalam menjalankan bisnis.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pandemi Covid-19 saat ini masih berlangsung.
Jumlah orang yang terinfeksi maupun meninggal karena Covid-19 terus bertambah.
Virus ini pun tidak hanya menyerang kesehatan, namun juga ekonomi di beberapa perusahaan.
Pandemi virus corona (Covid-19) telah membuat banyak pelaku usaha mengalami tekanan dalam menjalankan bisnis.
• 5 Arti Mimpi Melihat Telur: Pertanda Kekayaan dan Kegembiraan
• THR PNS & Pensiunan 2020 Segera Cair,Ini Tips Mengaturnya agar Efisien Ditengah Pandemi Virus Corona
• Penjelasan Zakat Fitrah yang Wajib Dilakukan Umat Islam, Beserta Bacaan Niat Berzakat
Di Amerika Serikat, setidaknya gelombang PHK dan pekerja yang dirumahkan terus terjadi.
Hingga saat ini, setidaknya 21 persen pekerja di AS telah mengajukan klaim tunjangan pengangguran sejak pertengahan Maret ini.
Selain itu, ekonom-ekonom di Negeri Paman Sam juga menilai, perekonomian negaranya bakal mengalami resesi tahun ini.
Meski beberapa negara bagian mulai membuka kegiatan bisnis, namun banyak pekerjaan yang telah hilang diperkirakan tidak dapat kembali.
Namun demikian di tengah pandemi ini, ada beberapa perusahaan yang justru bisa bertahan bahkan bertumbuh di tengah perilaku konsumen yang berubah drastis.
Meski restoran, bar, hingga tempat gym menjadi sepi dan harus tutup lantaran masyarakat harus beraktivitas di rumah, bagi beberapa perusahaan hal tersebut menjadi kesempatan baru.
Berikut daftar perusahaan yang alami pertumbuhan bisnis di tengah pandemi:
1. Activision Blizzard, Electronic Arts, dan Nintendo
Video game populer seperti baku tembak, sepak bola, hingga permainan binatang lucu telah menjadi anugerah bagi perusahaan game papan atas.
Activision Blizzard (ATVI) mengatakan game 'Call of Duty: Modern Warfare' yang keluar pada bulan September, telah terjual jauh lebih banyak dibanding seri lain Call of Duty yang telah lebih awal rilis.
Pada kuartal I tahun ini, Activision Blizzard mencatatkan penjualan mencapai 1,52 miliar dollar AS meningkat 21 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-pengusaha.jpg)