Bisnis 8 Perusahaan Ini Melesat di Tengah Pandemi Covid-19
Pandemi virus corona (Covid-19) telah membuat banyak pelaku usaha mengalami tekanan dalam menjalankan bisnis.
Untuk Electronic Arts (EA), pendapatan kuartal keempat tumbuh 12 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh penjualan FIFA, Madden NFL, The Sims 4.
Seperti Activision, EA juga diuntungkan oleh aktivitas masyarakat yang terbatas di rumah dan membutuhkan lebih banyak hiburan.
Hal yang sama dialami Nintendo, yang mencatatkan lonjakan laba tahunan sebesar 41 persen.
Angka tersebut adalah yang tertinggi dalam sembilan tahun terakhir.
Sementara di sisi lain laba dalam tiga bulan pertama tahun 2020 tumbuh lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
Penjualan musim semi ini didorong oleh kesuksesan game 'Animal Crossing: New Horizons,'.
Perusahaan menjual lebih dari 13 juta unit game dalam enam minggu pertama.
2. Clorox Company dan Reckitt Benckiser
Semasa pandemi, banyak orang yang tak henti membersihkan tiap sudut rumahnya.
Clorox (CLX) mengatakan minggu lalu keseluruhan penjualannya melonjak 15 persen untuk kuartal pertama.
Penjualan segmen pembersih Clorox, yang seperti tisu melonjak 32 persen.
Ada juga 'peningkatan permintaan konsumen' untuk tempat kotoran kucing dan kebutuhan memanggang, yang memicu kenaikan penjualan 2 persen di segmen rumah tangga.
Reckitt Benckiser (RBGLY), perusahaan Inggris yang membuat Lysol dan Dettol, juga mencatatkan rekor penjualan.
Penjualan kuartal pertama naik 13,5 persen karena permintaan konsumen yang kuat untuk disinfektan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-pengusaha.jpg)