BMKG: Hujan Berpotensi Turun di Bangli dan Negara, Waspadai Gelombang Tinggi Capai 2 Meter
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dininya terkait prakiraan cuaca di Bali hari ini, Senin (11/5/2020).
Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti | Editor: Ady Sucipto
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Kadek Rika Riyanti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dininya terkait prakiraan cuaca di Bali hari ini, Senin (11/5/2020).
Dikutip Tribun Bali via laman situs resminya menyebutkan, umumnya wilayah Bali diprakirakan cerah berawan dan berpotensi hujan ringan di Kabupaten Bangli dan Kota Negara pada siang hari.
Pada pagi harinya, sembilan kota di Bali diperkirakan cerah berawan.
Sedangkan pada siang hari, selain Bangli dan Negara yang diperkirakan akan turun hujan, Kota Amlapura, Denpasar, Gianyar, dan Semarapura diprediksi cerah berawan.
Sisanya, Mengwi, Singaraja, dan Tabanan diperkirakan dalam kondisi berawan.
Kendati di sebagian wilayah mengalami perubahan cuaca pada siang hari, kesembilan kota tersebut kembali cerah berawan pada malam harinya.
Suhu udara tertinggi, menurut BMKG, terjadi di Denpasar dengan kisaran angka 26 sampai 33 derajat Celcius.
Diikuti Gianyar, Negara, Semarapura, dan Singaraja yang berkisar antara 26 sampai 36 derajat Celcius.
Kemudian suhu udara dengan kisaran antara 26 sampai 30 derajat Celcius yakni terjadi di Mengwi dan Tabanan, 25 sampai 31 di Amlapura, dan terendah di Bangli yang berkisar antara 25 sampai 29 derajat Celcius.
Sementara itu, kelembapan udara tertinggi diprediksi di wilayah Bangli, Mengwi, Negara, Tabanan dengan angak 75 sampai 90 persen.
Kemudian Gianyar, Semarapura, Singaraja diprediksi memiliki kelembapan udara berkisar antara 70 sampai 90 persen.
Amlapura dikatakan kelembapan udaranya capai 70 sampai 85, sedangkan yang terendah ditempati Denpasar dengan kisaran angka 65 sampai 85 persen.
Seperti sebelumnya, BMKG memperingati masyarakat agar mewaspadai potensi tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, Selat Lombok, dan Samudera Hindia Selatan Bali.(*)