Sampai Kini Baru 98.000 Pekerja Terdampak Corona yang Daftar Kartu Prakerja
Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja Panji Winanteya Ruky mengatakan, pada rencana awal proses seleksi peserta
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Manajemen pelaksana ( PMO) program Kartu Prakerja menyatakan, dari 1,7 juta pekerja terdampak corona. baru 98.000 orang yang mendaftar sebagai peserta Kartu Prakerja melalui laman resmi prakerja.go.id.
Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja Panji Winanteya Ruky mengatakan, pada rencana awal proses seleksi peserta Kartu Prakerja, sebanyak 80 persen hingga 90 persen sisanya, sebesar 10 persen hingga 20 persen merupakan peserta umum.
"Namun kalau belum ada pendafataran dari kelompok prioritas maka komite memutuskan tiap gelombbang berapa yang diberi untuk tiap Kementerian/Lembaga (K/L) atau asosiasi atau kelompok umum, itu dinamis tiap minggu," ujar Panji ketika memberikan keterangan video konferensi, Senin (11/5/2020).
Namun demikian, Panji memastikan dalam proses seleksi peserta gelombang pertama dan kedua manajemen pelaksana telah mengutamakan rekomendasi dari Kemenaker.
• Muncul Pasien Baru Covid-19 di Wuhan, Korea Selatan Pun Jadi Cluster Baru
• Asosiasi Travel Agent Kecewa Tak Bisa Jual Tiket Meskipun Penerbangan Kembali Dibuka
• 16 Mei dan Hidup Normal Ala Covid-19
Hal yang sama juga berlaku untuk peserta gelombang III yang sedang dalam proses serta gelombang-gelombang berikutnya.
"Gelombang II dan III pun diutamakan dari 1,7 juta Kemenaker itu, baru 100.000 orang yang dafar," ujar dia.
Saat ini ada 456.265 orang peserta yang berhasil lolos mendapatkan Kartu Prakerja. Jumlah tersebut terdiri atas 168.111 peserta gelombang I dan 288.154 peserta gelombang II.
PMO masih dalam proses pengolahan data untuk peserta gelombang III Kartu Prakerja.
Panji mengatakan, untuk gelombang III dari yang rencananya akan disaring 300.000 peserta hanya akan meloloskan sekitar 224.000 peserta.
Sementara untuk gelombang IV, pihaknya masih belum bisa memastikan kapan dibuka lantaran manajemen pelaksana masih fokus menyelesaikan backlog pencairan insentif paska pelatihan serta menunggu pekerja terdampak Covid-19 rekomendasi Kemenaker mendaftar di situs Kartu Prakerja.
"Maka kami tunda juga gelombang IV untuk memberi kesempatan pekerja yang didata Kemenaker untuk daftar. Sehingga mayoritas gelombang IV akan dari sana," ujar Panji.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Baru 98.000 Pekerja Terdampak Corona yang Daftar Kartu Prakerja
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/daftar-kartu-prakerja.jpg)