Breaking News:

Corona di Bali

Sopir dari Luar Bali Yang Masuk Denpasar Lewat Pos Uma Anyar Ubung di Rapid Test

Setiap orang yang masuk ke Kota Denpasar dilakukan pengecekan masker, cek suhu tubuh hingga rapid test bagi sopir khususnya luar Bali secara acak.

Tribun Bali/Putu Supartika
Pelaksanaan rapid test di Pos Uma Anyar Ubung, Denpasar, Bali, Senin (11/5/2020). 

Sasaran yang akan dibidik yakni pengendara tanpa masker, kerumunan massa, jam operasional toko, pergerakan masyarakat tanpa tujuan jelas, kendaraan roda empat yang penuh penumpang, kendaraan barang, pengendalian angkutan daring (online), cek suhu tubuh yang dilakukan secara sampling, pedagang bermobil dadakan hingga pergerakan mudik.

Adapun yang melatarbelakangi dibuatnya posko terpadu ini dikarenakan masih banyak masyarakat yang tidak menaati anjuran pemerintah, seperti masih banyak pengendara tak memakai masker, adanya pergerakan masyarakat untuk mudik, tingginya pergerakan lalu lintas di perbatasan, banyak kerumunan warga hingga usaha masih buka melewati jam operasional atau lewat dari pukul 21.00 Wita.

Dewa Rai mengatakan hal itu baru rencana operasi dari Satgas Covid-19 yang bertugas di bidang pos pintu masuk dan perbatasan.

“Rencana operasi ini akan dilkukan di pos pintu masuk dan perbatasan terkait pemberlakuan PKM. Nanti akan dibahas lagi lebih rinci bersama dengan tim pembuatan juklak dan juknis PKM,” katanya.

Pemantauan ini akan dilakukan dua tahap, yakni tahap pertama direncanakan mulai 15 Mei hingga 14 Juni 2020 atau selama 30 hari yang dimulai dengan langkah preventif di perbatasan Kota Denpasar.

Pada tahap pertama ini pemantauan dan penindakan dilakukan di 6 pos pantau, yakni pos pantau induk, pos A Yani, Pos Mahendradata, Pos Catur Muka, Pos Imam Bonjol, dan Pos Biaung.

Akan dikerahkan sebanyak 134 personel pada tahap pertama ini, yang terdiri Dinas Perhubungan, Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Pecalang, dan Kesbangpol.

Dimana pelaksanaan penjagaan dibagi ke dalam dua shift per hari, yakni pukul 07.00 – 15.00, dan pukul 15.00 – 22.00 Wita, dimana dalam satu shift terdiri atas 67 personel.

Sementara tahap kedua akan dilaksanakan mulai tanggal 15 Juni 2020 hingga selesai dengan penindakan, baik represif maupun kuratif di seluruh wilayah Kota Denpasar.

Pada pelaksanaan kedua ini akan dilakukan di 11 pos pantau dengan jumlah personel yang dilibatkan sebanyak 216 orang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved