Amankah Cas Baterai HP di Mobil? Begini Penjelasannya

Beberapa pengendara mobil menggunakan power output, sebagai lubang pengisian baterai handphone (HP).

Istimewa/Kompas.com
Ilustrasi - cas ponsel di mobil 

TRIBUN-BALI.COM - Apakah aman cas ponsel di mobil? Bagaimana dampak buruk cas handphone (HP) di mobil?

Kini ketergantungan masyarakat terhadap smartphone semakin tinggi, hingga membuat baterai ponsel habis.

Tidak jarang, bila masyarakat panik jika ponsel kehabisan daya, dan memilih untuk cas smarthphone di mobil.

Beberapa pengendara mobil menggunakan power output, sebagai lubang pengisian baterai handphone (HP).

Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang 4 Belum Dibuka & Insentif Belum Cair, Ini Penjelasan Manajemen

Ribuan Pegawai & Tenaga Medis RSD Mangusada Badung Lakukan Rapid Test

Klub Liga Premier Inggris Harus Kembalikan Uang Hak Siar £ 340 Juta, Kompensasi Kompetisi Berhenti

Isi daya HP di power output mobil memang bisa dilakukan, terlebih banyak produsen yang sudah menyediakan fitur tersebut, baik di baris depan atau belakang.

Namun, disarankan tidak terlalu mengandalkan fitur tersebut, karena kondisi listrik di mobil cenderung tidak stabil.

Hal itu dibenarkan oleh Dealer Technical Support Dept. Head PT.TAM, Didi Ahadi, yang mengatakan para pemilik kendaraan sebaiknya tidak bergantung pada mobil untuk mengisi daya telepon genggamnya.

“Sebaiknya hindari charging baterai HP di mobil, karena tegangannya naik turun (mesin mobil berputar naik dan turun)"

"Sehingga dikhawatirkan bisa memperpendek usia HP itu sendiri. Jadi jangan mengandalkan mobil untuk hal tersebut,” ujar Didi kepada Kompas.com.

Selain itu, penggunaan power output untuk HP juga bisa memengaruhi masa usia aki.

Halaman
1234
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved