Volume Sampah di Klungkung Menurun, Kesadaran Masyarakat Memilah Sampah Ikut Menurun

Volume Sampah di Klungkung Menurun, Kesadaran Masyarakat Memilah Sampah Ikut Menurun

Tribun Bali/ Rizal Fanany
Ilustrasi Sampah 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Pandemi COVID-19 berdampak pada penurunan volume sampah di Klungkung. Hanya saja hal ini juga diikuti dengan penurunan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah. Hal ini pun membuat Bupati Klungkung, I Nyomam Suwirta menyambangi Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP), Selasa (12/5).

"Saya melihat semenjak pandemi ini, volume sampah menurun. Hanya saja kesadaran masyarakat untuk memilah sampah justru ikut berkurang," ungkap Suwirta.

Ia pun langsung menugaskan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung untuk kembali mensosialisasikan tentang pemilahan sampah. Menurutnya hal ini harus dilakukan terus, untuk mengingatkan kembali masyarakat agar memilah sampah dari rumahnya.

" Sehingga nanti petugas yang bekerja di TOSS Center tidak susah payah memilah sampah organik dan non organik," tegasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung AA Kirana mengungkapkan, penurunan volume sampah di Klungkung saat ini berkisar 30 persen. Hal ini danpak langsung dari dibatasinya aktivitas masyarakat karena pandemi COVID-19.

" Apalagi di Nusa Penida, penurunan sampan signifikan. Tidak adanya aktivitas pariwisata, membuat volume sampah menurun sampai 50 persen di Nusa Penida," ungkap AA Kirana.

Hanya saja ini justru diikuti dengan menurunnya kebiasaan masyarakat memilah sampah dari rumah tangga. Menurutnya, sebelum pandemi COVID-19 ini persentase masyarakat memilah sampah dari rumah tangga berkisar 62 persen. Saat ini, rata-rata persentase warga yang mau memilah sampahnya hanya sekitar 35 persen.

" Kami belum tau penyeban pastinya apa. Mungkin saja karena masa COVID-19 ini, masyarakat agak takut memilah sampah yang kesannya kotor," jelas AA Kirana. (mit)

Gencarkan Edukasi

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung AA Kirana menungkapkan, dengan pihaknya mulai, Rabu (13/5) berencana akan kembali menggencarkan edukasi dan sosialisasi tentang pemilahan sampah dari rumah tangga ke masyarakat.

" Besok kami ingatkan lagi masyarakat dengan mobil keliling, akam kami sosialisasikan terus masyarakat untuk memilah sampah dari rumah tangga," jelasnya.

Menurutnya meski saat ini masih masa pandemi COVID-19, hanya saja pemilahan sampah dari rumah tangga tetap harus dilakukan secara maksimal. (Mit)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved