72 Persen Kantor KUPVA BB Tutup Sementara Selama Pandemi Covid-19

Mengingat pentingnya sertifikasi bagi Penyelenggara KUPVA Bukan Bank (BB) atau biasa dikenal money changer, Bank Indonesia Provinsi Bali

Trisno Nugroho
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam rangka standarisasi layanan, dalam operasional penyelenggaraan Jasa Sistem Pembayaran (JSP) termasuk didalamnya Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA), Bank Indonesia mengeluarkan PBI No.21/16/PBI/2019 tanggal 30 Desember 2019 tentang Standardisasi Kompetensi di Bidang SPPUR dan PADG No.22/3/PADG/2020 tanggal 30 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Standardisasi Kompetensi di Bidang SPPUR.

Mengingat pentingnya sertifikasi bagi Penyelenggara KUPVA Bukan Bank (BB) atau biasa dikenal money changer, Bank Indonesia Provinsi Bali menyelenggarakan Sosialisasi Sertifikasi Penyelenggara KUPVA Bukan Bank (BB) dan Kartu Prakerja.

"Penyelenggaraan sosialisasi dilakukan secara virtual dengan memanfaatkan fasilitas zoom meeting. Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan, penyelenggaraan dibagi 2 tahap dalam 2 hari, yaitu tanggal 11 dan 12 Mei 2020," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Rabu (13/5/2020).

Jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut, sebanyak 200 orang yang merupakan pengurus dan pegawai dari penyelenggara KUPVA di Bali.

Kalau Harus Dihentikan, Sejumlah Pemain Bali United Butuh Turnamen Pengganti Liga I Indonesia

Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19, PPDB Tingkat SMA & SMK di Bali Dilaksanakan via Daring

Efek Pandemi Covid-19, Pengangguran di Bali Hingga Februari 2020 Tambah 1.065 Orang

Dalam pembukaan sosialisasi tersebut, Trisno menyampaikan pesan agar KUPVA terus berinovasi dan menerapkan strategi bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Disampaikan pula bahwa pandemi Covid-19 pasti akan berakhir dan akan membawa pola baru dalam keadaan yang normal.

Untuk itu materi ini sangat relevan dalam menyiapkan KUPVA BB yang tahan banting di segala kondisi serta mampu melaju kencang saat kondisi kembali normal.

Selanjutnya narasumber yang menyampaikan sosialisasi sertifikasi KUPVA, adalah Ketua Harian 1 APVA Indonesia, Andiko Saty Poerwoko.

Dalam pemaparannya, disampaikan nantinya seluruh KUPVA wajib mengikuti sertifikasi keahlian.

Halaman
123
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved