Corona di Bali

12.839 Karyawan dari 335 Perusahaan di Denpasar Kena PHK dan Dirumahkan

Sebanyak 12.839 karyawan dari 335 perusahaan di Denpasar dirumahkan maupun kena PHK

Net
Ilustrasi PHK. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gelombang merumahkan karyawan dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Kota Denpasar masih terus terjadi.

Semakin hari datanya semakin melonjak yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19.

Data terakhir dari Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi (DTKSK) Kota Denpasar, sebanyak 335 perusahaan di Denpasar telah merumahkan maupun mem-PHK karyawannya.

Dari 335 perusahaan tersebut, sebanyak 12.839 karyawan dirumahkan maupun kena PHK.

Rinciannya yakni 874 karyawan di-PHK dan 11.965 dirumahkan.

Kepala DTKSK, IGA Anom Suradi yang dikonfirmasi, Kamis (14/5/2020) siang, mengatakan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah mengingat sampai saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Ia menambahkan, khusus karyawan ber-KTP Denpasar yang terkena dampak Covid-19 sebanyak 4.334 orang.

Dari 4.334 orang tersebut, yang kena PHK 193 orang dan yang dirumahkan sebanyak 4.141 orang.

"Itu data yang sudah terverifikasi hingga 12 Mei 2020 kemarin. Kami masih dalam proses verifikasi terus," katanya.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved