Nekat Mudik, 2.888 Orang Telah Dipulangkan Tim Gabungan di Jembrana

"Iya dipulangkan di Jembrana. Karena di negara saja ada 4 pos sekat itu. Kami memulangkan karena kan sudah jelas kalau mudik itu dilarang,"

tribun bali/ i made ardhiangga ismaya
Anggota Polwan Polres Jembrana memeriksa kendaraan yang menuju Pelabuhan Gilimanuk. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Selama bulan April sampai Mei 2020, Tim Gabungan dari Polda Bali dan polres jajaran telah memulangkan 2.888 orang yang nekat mudik di masa pandemi covid 19.

Mereka dipulangkan di Jembrana saat akan menuju pelabuhan Gilimanuk.

"Iya dipulangkan di Jembrana. Karena di negara saja ada 4 pos sekat itu. Kami memulangkan karena kan sudah jelas kalau mudik itu dilarang," kata Kasubdit Keamanan dan Keselamatan Ditlantas Polda Bali, Drs I Nyoman Sukasena saat dihubungi Tribun Bali, Kamis (14/5/2020)

Dari data yang disampaikan, mereka yang dipulanglan karena nekat mudik itu sebagian besar menggunakan sepeda motor.

PKM di Kota Denpasar Dimulai Besok, Pedagang Bermobil Dadakan Minta Difasilitasi Tempat Berdagang

Jumlah Kasus DBD di Tabanan Melonjak, Selama 4 Bulan Ini Telah Lampaui Kasus Sepanjang Tahun 2019

Kembalikan Fungsi Lapangan Dangin Carik,Ratusan Pedagang Direlokasi ke 2 Terminal Berbeda di Tabanan

Kendaraan yang dipulangkan yakni 871 sepeda motor, 253 mobil keluarga, 12 bus, dan 3 mobil barang

Sukasena juga membeberkan data jumlah orang yang keluar masuk Bali selama bulan April sampai awal Mei 2020.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Ditlantas Polda Bali, jumlah kendaraan yang keluar Bali melalui pelabuhan Gilimanuk dari April-Mei 2020 sebanyak 45.659 kendaraan dan jumlah orang yang keluar Bali pada periode itu sebanyak 91.284 orang

"Data ini kami dapat dari pemaparan Polres Jembrana hasil vikon (video conference) dengan seluruh kasatlantas se-Bali. Mereka yang keluar masuk Bali itu yang sudah tidak ada kerjaan di Bali, istilahnya pulang kampung. Bukan mudik," kata Sukasena

Dari data yang diberikan, tercatat pula angka kendaraan yang masuk Bali periode April-Mei 2020 ini sebanyak 34.330 kendaraan.

 Jumlah orang yang masuk Bali periode tersebut sebanyak 54.999 orang

Sukasena mengatakan, dengan adanya Peraturan Pemerintah No 25 Tahun 2020, pihak kepolisian telah membentuk posko-posko penyekatan kendaran yang melintas antar wilayah.

Jika ada bus atau angkutan umum yang melintas di posko sekat, maka pihak kepolisian bakal menyetop dan memeriksa kelenglapan administrasi para penumpangnya.

Jika diketahui ada penumpang yang mudik, maka polisi langsung meminta bus tersebut balik ke poolnya.(*)

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved