Corona di Bali

PKM di Denpasar, 16 Orang Jalani Rapid Test di Pos Pantau Terpadu Simpang Teuku Umar Barat

Pemeriksaan saat penerapan PKM di Denpasar dilakukan Dinas Kesehatan Kota Denpasar, di Pos Pantau Terpadu Simpang Teuku Umar Barat

Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Pemeriksaan PKM Denpasar, di Pos Pantau Terpadu Simpang Teuku Umar Barat, Gunung Salak, Padang Sambian Klod, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, Jumat (15/5/2020). 

Laporan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam rangka pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Denpasar, Jumat (15/5/2020), pemeriksaan dilakukan di Pos Pantau Terpadu Simpang Teuku Umar Barat, Gunung Salak, Padangsambian Klod, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali.

Satu per satu warga yang hendak memasuki pintu masuk Kota Denpasar itu, diperiksa identitas asli, suhu badan dan surat keterangan kerjanya.

Jika dalam pemeriksaan, identitasnya bukan asal Denpasar, maka akan diminta melengkapi data dan melakukan rapid test.

Salah satu warga bernama Made Sedamayasa (28), warga ber-KTP Buleleng dan tinggal di Ciungwanara, Denpasar, diminta melengkapi data, seperti tujuan dari mana ke mana, lalu menjalani rapid test.

Made Yasa mengaku merespon baik langkah petugas jaga untuk menanggulangi wabah Covid-19.

"Langkah petugas di Pos Pantau Terpadu ini ya bagus, kan jadi tahu kita positif apa negatif," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, ia diminta menunggu hasil rapid test Covid-19 selama 15 menit.

Hasilnya, ia dinyatakan negatif rapid test.

"Saya kerja di Batu Belig (Badung), tapi tinggal di Renon (Denpasar). Pas dapat surat hasil tes, bersyukur hasilnya negatif," tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved