Corona di Bali

Terimbas Pandemi Covid-19, Ketua Dewan Badung Akui Pendapatan Badung Merosot 

Tidak hanya penurunan bahkan I Putu Parwata juga mengatakan PHR sangat kecil.

Istimewa
Ketua Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD), I Putu Parwata 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Pendapatan Kabupaten Badung merosot di tengah Pandemi Covid-19 ini.

Hal itu pun juga diakui Ketua Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD), I Putu Parwata saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2020)

“Iya kami sudah koordinasi, dengan OPD (Organisasi perangkat daerah) terkait, kami maklumi pendapatan kali ini merosot,” ujarnya

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan realisasi pendapatan Badung dari sektor PHR memang tidak bisa dipungkiri mengalami penurunan.

Tidak hanya penurunan bahkan dirinya juga mengatakan PHR sangat kecil.

Ikut Andil dalam Penanganan Covid-19, Pacalang di Bali Bekerja Tanpa Insentif

Ratusan Kasus Corona Baru Muncul di Singapura, Presiden China Ucapkan Belasungkawa

12.829 Desa Salurkan BLT Dana Desa, Bali Termasuk 5 Provinsi dengan Penyaluran Dana Desa Tertinggi

“Merosotnya pendapatan merupakan imbas langsung dari pandemi Covid-19 yang membuat sektor pariwisata lesu. Padahal, dari sektor pariwisata lah hampir 85 persen Badung menerima pendapatan,” katanya.

Lanjut politisi asal Dalung, Kuta Utara itu menjelaskan memasuki triwulan II ini realisasi pendapatan pajak baru Rp 996.895.194.275.

Namun, pihaknya mengaku bisa memaklumi karena memang pariwisata lesu.

“Iya mau bagaimana lagi, kita sudah berusaha. Namun ini kan musibah yang bukan dialami kita saja, namun seluruh dunia,” bebernya

Update Covid-19 di Bali, Positif : 11 Orang, Sembuh : 7 Orang, Dalam Perawatan : 98 Orang

Diperpanjang Menjadi 6 Bulan, Dana Bantuan BLT Dana Desa Dipangkas Menjadi Rp 300.000/Bulan

Parwata juga dapat memaklumi upaya pemerintah me-refocusing anggaran, mengingat ini dinilai sudah sejalan dengan arahan pemerintah pusat, di dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19.

Dengan adanya refocusing anggaran, pihaknya berharap penanggulangan Covis-19 di Badung di lakukan dengan maksimal.

“Badung sudah melakukan recofusing anggaran sebesar Rp 274 miliar. Anggaran ini diperioritaskan untuk penanganan Covid-19. Dan kami sangat mendukung langkah pemerintah,” tegasnya sembari berharap pandemi covid-19 segera mereda. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved