Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Update Covid-19 di Bali, Positif : 11 Orang, Sembuh : 7 Orang, Dalam Perawatan : 98 Orang

Dari 11 kasus positif itu, 9 di antaranya merupakan kasus infeksi karena dibawa oleh orang yang memiliki riwayat pejalanan ke luar negeri

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 saat sampaikan perkembangan Penanganan COVID-19 di Provinsi Bali, Senin (18/5/2020). 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan perkembangan Penanganan COVID-19 di Provinsi Bali, Senin (18/5/2020).

Perkembangan kasus, hari ini terdapat penambahan 11 kasus positif.

Dari 11 kasus positif itu, 9 di antaranya merupakan kasus infeksi karena dibawa oleh orang yang memiliki riwayat pejalanan ke luar negeri (imported case).

"Sementara 3 lainnya merupakan transmisi lokal. Dengan penambahan kasus ini, secara akumulatif, jumlah kasus positif Covid-19 di Daerah Bali total berjumlah 359 orang," ungkap, Dewa Indra.

Kabar baiknya, pasien sembuh sebanyak 7 orang, sehingga secara akumulatif yang sembuh menjadi 257 orang atau 71,59 persen dari total kasus positif.

Badung Inginkan Warganya yang Kena PHK Beralih Jaminan Kesehatan

Untuk Desa dan Kelurahan di Denpasar, Begini Presedur Jika Berniat Ajukan PKM

Diperpanjang Menjadi 6 Bulan, Dana Bantuan BLT Dana Desa Dipangkas Menjadi Rp 300.000/Bulan

Ini termasuk tingkat kesembuhan tertinggi secara nasional. Hari ini tak ada pasien yang meninggal dan kita berharap tak akan ada lagi yang meninggal, sehingga secara akumulatif kasus meninggal tetap sebanyak 4 orang.

"Dengan adanya penambahan kasus positif dan kasus yang sembuh, saat ini warga kita yang masih menjalani perawatan di RS rujukan atau di tempat karantina sebanyak 98 orang" terangnya.

Dari total kasus positif sebanyak 359 orang, terdiri dari 8 orang WNA dan 351 WNI.

Kasus positif pada kelompok WNI dirinci lagi berdasarkan jenis penularannya yaitu sebanyak 182 kasus merupakan imported case (179 orang PMI dan 3 orang non PMI). Jika dipresentasekan, jumlah kasus imported case sebesar 52,92 persen.

197 Ribu Sopir Terima Bantuan, Ini Kata Presiden Terkait Bansos

Terapkan P.H.K Ala Merry Riana agar Sukses Hadapi Dampak Pandemi COVID-19

197 Ribu Sopir Terima Bantuan, Ini Kata Presiden Terkait Bansos

Sedangkan kasus positif yang tertular di daerah lain sebanyak 31 orang atau 8,63 persen. Sementara kasus transmisi lokal sebanyak 138 orang atau 38,44 persen dari total kasus Covid-19 di Daerah Bali.

Hingga saat ini, imported case memang masih menjadi penyumbang terbesar dalam jumlah kasus positif Covid-19 di Bali.

Namun yang perlu mendapat atensi dan perlu diwaspadai adalah adanya tren penambahan kasus transmisi lokal. Angka ini bukan jumlah yang kecil.

Ini menandakan masih terjadi penularan di tengah masyarakat akibat diabaikannya protokol kesehatan seperti penggunaan masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menghindari keramaian serta menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Cuti Bersama Lebaran Tahun 2020 Diundur Desember 2020, Libur Lebaran Hanya Dua Hari di Mei 2020

Kuasai Sabu, Ekstasi dan Ganja, Nyoman Sudarma Dikenakan Pasal Berlapis

Gugus tugas memberi pehatian pada dua pola penularan yang menjadi penyumbang terbesar dalam penambahan kasus positif Covid-19 ini. Keduanya membutuhkan mekanisme dan strategi penanganan yang berbeda.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved