Ketersediaan Pangan di Bali Jelang Hari Raya Idul Fitri Dipastikan Aman

Namun, lebaran kali ini berbeda jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, umat muslim di Bali sebagian besar tidak pulang ke kampung

Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan, Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Made Tresna Kumara menunjukkan Pasar Mitra Tani/Toko Tani Indonesia (TTI) yang berada di halaman kantornya, Selasa (19/5/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Biasanya menjelang Hari Raya Idul Fitri di Bali, permintaan bahan pangan pokok di pasaran tidak meningkat signifikan.

Hal itu dikarenakan sebagian besar umat muslim di Pulau Dewata mudik ke kampung halaman.

Namun, lebaran kali ini berbeda jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, umat muslim di Bali sebagian besar tidak pulang ke kampung halaman karena adanya kebijakan larangan mudik dari pemerintah.

Kebijakan itu diambil guna mencegah meluasnya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Update Virus Corona di Denpasar: 1 Kasus Positif Covid-19 Akibat Transmisi Lokal, 19 Orang Jadi OTG

Hari Ini Terakhir Diskon 30 Persen di Toko Buku Gramedia Seluruh Indonesia, Belanja via Online

Berbagi di Bulan Suci Ramadhan, ICMI Bali Bagikan Paket Sembako ke Warga Kurang Mampu

Di tengah umat muslim Bali yang sebagian besar tidak melaksanakan mudik, permintaan bahan pangan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri diprediksi mengalami peningkatan.

Namun situasi tersebut tidak perlu dikhawatirkan, sebab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah menjamin ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup.

"Untuk perayaan Idul Fitri ketersediaan bahan pangan pokok dipastikan aman," kata Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan, Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Made Tresna Kumara saat ditemui Tribun Bali di kantornya, Selasa (19/5/2020).

Ketersediaan bahan pokok aman bisa dilihat dari data Kebutuhan Sembako untuk Ketahanan Pangan Daerah.

 Melalui data itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali telah menghitung jumlah kebutuhan dan jumlah ketersediaan bahan pangan pokok di Bali.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved