Idul Fitri 2020
Pemerintah Arab Saudi Putuskan Lockdown Seluruh Kawasan Negaranya Saat Hari Raya Idul Fitri 2020
Kantor Raja Arab Saudi telah mengeluarkan Dekrit Raja yang mengatakan bahwa pada 1 hingga 4 Syawal mendatang, seluruh kawasan Arab Saudi
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk memberlakukan lockdown di seluruh wilayah negaranya pada saat Hari Raya Idul Fitri 1441H/2020M.
Keputusan ini tertuang dalam Dekrit Raja yang dikeluarkan oleh Kantor Raja Arab Saudi. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.
Keterangan ini disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, dalam wawancara dengan salah satu televisi nasional.
“Kantor Raja Arab Saudi telah mengeluarkan Dekrit Raja yang mengatakan bahwa pada 1 hingga 4 Syawal mendatang, seluruh kawasan Arab Saudi akan diberlakukan lockdown,” tutur Agus Maftuh, Selasa (19/05/2020).
• Soal Penyelenggaraan Haji, Kemenag RI Berharap Arab Saudi Bisa Beri Kepastian Akhir Ramadan Ini
“Sehingga, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi tidak bisa dimasukin oleh masyarakat umum, termasuk untuk melakukan Salat Idul Fitri,” imbuhnya seperti dilansir kemenag.go.id.
Dengan pemberlakuan lockdown tersebut, menurut Agus, Arab Saudi melarang warganya untuk beraktifitas di luar rumah.
“24 jam orang tidak boleh keluar (rumah) dan melakukan aktifitas,” katanya
Dekrit Raja tersebut juga melarang adanya budaya saling mengunjungi atau silaturahmi antarpenduduk di Arab Saudi selama Hari Raya Idul Fitri.
• Arab Saudi Belum Beri Kepastian Dibatalkan atau Tidak Pelaksanaan Ibadah Haji untuk Indonesia
“Itu keadaan di sini. Peraturan ini di sini diberikan oleh Raja, kemudian didistribusikan oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi,” tandas Agus.
Sebagai gambaran, Agus juga mengungkapkan kondisi perkembangan kasus Covid-19 di Arab Saudi saat ini terus meningkat.
“Terdapat rata-rata 2.500 lebih kasus baru Covid-19. Total kasus mencapai 57 ribu. Kurvanya terus naik,” ungkap Agus.
Hal ini menurut Agus membuat Pemerintah Arab Saudi menutup semua aktifitas di kota.
“Bulan Ramadan kali ini semua kota ditutup. Tidak ada aktivitas termasuk di masjid,” kata Agus.
Keputusan Penyelenggaraan Haji
Sementara itu, Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan akan berkonsultasi dengan Presiden Joko Widodo terkait keputusan penyelenggaraan ibadah haji.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kota-riyadh.jpg)