Corona di Bali
Lima Orang Tanpa Gejala (OTG) Asal Bangli Dinyatakan Sembuh
Hingga Selasa (19/5/2020), total warga Bangli yang telah dinyatakan sembuh mencapai angka 61 orang.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Tingginya jumlah kasus positif di Bangli, Bali, nyatanya juga dibarengi dengan angka kesembuhan yang bertambah secara bertahap.
Bahkan hingga kini, total warga Bangli yang telah dinyatakan sembuh mencapai angka 61 orang.
Humas Satgas Penanggulangan Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa, Selasa (19/5/2020) mengungkapkan, terdapat lima orang warga asal Bangli yang dinyatakan sembuh.
Lima warga tersebut dua diantaranya merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan tiga orang warga lokal.
“Seluruhnya merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Mengenai asalnya, tiga diantaranya berasal dari Desa Abuan, Susut; satu orang dari Banjar Umanyar, Desa Tamanbali, Bangli; dan satu orang asal Desa Bunutin, Kintamani,” sebutnya.
• Jadwal Belajar dari Rumah TVRI 20 Mei 2020, Tayangan Seri KPK Ini Tanamkan Pendidikan Karakter
• Jokowi Lantik KSAU dan KSAL di Istana Hari Ini, Berikut Jejak Karir Marsekal TNI Fadjar Prasteyo
• 3 Zodiak Ini Diramalkan Sangat Beruntung di Musim Gemini, Tanggal 22 Mei hingga 22 Juni 2020
Dirgayusa mengatakan, hingga tiga hari terakhir tidak ada penambahan kasus baru, sehingga total kasus positif di Bangli masih berada di angka 81 kasus.
Namun dengan penambahan lima orang yang sembuh, Dirgayusa menyebut total angka kesembuhan mencapai 61 orang, dan 20 orang diantaranya masih dalam perawatan.
Sementara disinggung soal hasil test swab dari empat warga asal Jelekungkang, Desa Tamanbali, mantan Camat Kintamani itu mengaku hingga kini pihaknya masih menunggu laporan dari Dinas Kesehatan.
Pun demikian dengan hasil swab dari delapan relawan dapur umum, Dirgayusa juga menyebut, pihaknya belum mendapat laporan.
“Yang baru keluar hanya swab pertama dengan hasil negative, sedangkan hasil swab kedua belum ada informasi apakah positif atau negative,” ujarnya.
Dirgayusa juga mengatakan, hingga kini pihak Satgas Penanggulangan Covid-19 Bangli masih tetap melakukan karantina terorganisir bagi para PMI yang datang.
Sesuai catatan, hingga kini terdapat 382 PMI yang dikarantina terorganisir di hotel Fairfield.
Sedangkan mengenai kelanjutan tracing PMI yang pulang sebelum tanggal 15 April, Dirgayusa menyebut hingga kini tidak ada laporan hasil tracing.
Dinkes Bangli juga masih melakukan upaya evaluasi data, serta mencocokkan data para PMI.
Dengan tiga hari tanpa penambahan kasus positif, pria asal Desa Demulih, Susut itu berharap tidak ada penambahan kasus positif kembali di Bangli, serta bagi warga yang terkonfirmasi positif bisa segera sembuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/humas-satgas-penanggulangan-covid-19-bangli.jpg)