Hari Raya Idul Fitri

Stok Bawang dan Cabai di Badung Jelang Idul Fitri 2020 Masih Mencukupi

Menurut prediksi Perumda Pasar Mangu Giri Sedana kebutuhan bawang dan cabai masyarakat Badung masih mencukupi menjelang Hari Raya Idul Fitri 2020

Tribun Bali/Karsiani Putri
Cabai dan bawang merah di Pasar Badung, Denpasar, Bali, Minggu (6/10/2019) siang. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung sampai kini belum memanfaatkan Controlled Atmosphere Storage (CAS) yang berlokasi di Kecamatan Petang, Badung, Bali.

Padahal pembangunan CAS tersebut untuk membantu para petani jika produksi petani berlebih.

Sehingga komoditas seperti bawang dan cabai bisa disimpan dan aman, serta harganya masih stabil.

Hingga kini Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Mangu Giri Sedana yang mengelola CAS tersebut mengaku belum menyetok bawang dan cabai merah di CAS.

Sebab menurut prediksi perusahaan plat merah ini, kebutuhan bawang dan cabai masyarakat Badung masih mencukupi menjelang Hari Raya Idul Fitri 2020.

Dirut Perumda Pasar Mangu Giri Sedana, I Made Sukantra menjelaskan, saat ini kebutuhan bawang dan cabai masyarakat Badung masih cukup.

Sebab, kebutuhan cabai dan bawang masyarakat hanya sekitar 30 persen dari total komoditas di pasaran, sedangkan sisanya untuk kebutuhan hotel dan restoran.

“Jadi kita anggap di Badung ada bawang 100 persen, 30 persen untuk masyarakat dan 70 persen untuk hotel dan restoran. Tapi karena kondisi Covid-19, otomatis kebutuhan hotel dan restoran tidak begitu besar. Sehingga kami memprediksi mencukupi untuk konsumsi masyarakat,” ujarnya.

Terkait kebutuhan beberapa komoditas menjelang Idul Fitri 2020, lanjutnya, berkaca dari Idul Fitri tahun sebelumnya permintaan bawang dan cabai tak terlalu melonjak.

Padahal saat itu stok cabai dan bawang telah disiagakan di CAS.

Halaman
123
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved