Breaking News:

Jelang Idul Fitri, Harga Daging Ayam di Bali Melonjak

Jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah/2020 Masehi, harga daging ayam di Bali melonjak.

Tribun Bali / Firizqi Irwan
Daging Ayam Potong 

"Ketika harga turun kemarin di awal bulan puasa, otomatis dia (peternak) mengurangi produksi," kata Jarta saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon, Jumat (22/5/2020).

Trash Hero Terpaksa Turun di Masa Pandemi Covid-19, Sampah di Pantai Keramas Memprihatinkan

5 PDP Covid-19 Asal Buleleng Sudah 3 Minggu di Rumah Sakit, Ini yang Dikatakan Sekda Buleleng

Tak Boleh Mengonsumsi Daging Merah, 10 Mitos tentang Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Setelah adanya pengurangan produksi, kini ketersediaan daging ayam di pasaran mulai berkurang sehingga harga menjadi naik.

Kenaikan daging ayam di pasaran diperparah karena adanya kebijakan larangan mudik oleh pemerintah.

Kebijakan larangan mudik ini dikeluarkan guna meminimalisasi penyebaran pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Jika di tahun-tahun sebelumnya warga muslim di Bali membeli daging ayam di kampung halaman di luar Bali, kini mereka justru membelinya di Bali.

Kondisi ini juga menyebabkan meningkatnya permintaan daging ayam di Pulau Dewata.

Unggah Foto Teman Yang Luka-luka Dan Sebut Korban Begal, Sumarjaye Minta Maaf Karena Sebar Hoaks

Padahal, biasanya menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, keberadaan bahan pangan di Pulau Dewata tidak mengalami peningkatan yang signifikan.

Peningkatan baru terjadi menjelang lebaran tahun ini karena adanya larangan mudik akibat pandemi Covid-19.

"Karena ada larangan mudik ini, jadinya teman-teman muslim membeli daging ayamnya di sini," jelas Jarta. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved