Kapolda Jatim Tegur Keras Kapolsek Tertidur Saat Rapat Covid-19, M Fadil: Jangan Tidur Kamu, Keluar

Saat tengah memberikan arahan. Tiba-tiba Kapolda Jatim dengan tegas langsung menegur Kapolsek Gubeng Kompol Naufil yang tertidur.

ist/ANTARA/HO-Bagus-Pemkot Surabaya
Kapolda Jatim Irjen Muhammad Fadil Imran menegur kapolsek yang mengantuk pada saat rapat rapat koordinasi pembentukan kampung tangguh penanganan COVID-19 yang digelar Pemkot Surabaya, Jumat (22/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM - Kapolsek Gubeng Kompol Naufil mendapat teguran keras dari pimpinannya, Kapolda Jawa Timur Irjen Muhammad Fadil.

Naufil ditegur lantaran ketahuan tertidur saat rapat koordiasi pembentukan kampung tangguh penanganan Covid-19.

Dikutip dari Antaranews.com, rapat koordinasi pembentukan Kampung Tangguh itu digelar Pemerintah Kota SurabAya, dihadiri Pangdam V Brawijaya dan Wali Kota Surabaya, juga diikuti seluruh kapolsek, Danramil dan camat di seluruh Surabaya, Jumat (22/5/2020).

 Saat tengah memberikan arahan. Tiba-tiba Kapolda Jatim dengan tegas langsung menegur Kapolsek Gubeng Kompol Naufil yang tertidur.

Begini Makna Ketupat yang Menjadi Salah Satu Fenomena Kebudayaan Indonesia

728 Warga Binaan Pemasyarakatan Se-Bali Diusulkan Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

35 ODP dan OTG di Kelurahan Kesiman Diberi Bantuan Sembako

"Hei Kapolsek, jangan tidur kamu. Kamu keluar saja. Saya minta serius ya, Kapolsek jangan main-main," tegas Kapolda Jatim.

Selain itu, Muhammad Fadil juga meminta Karo SDM Polda Jatim untuk menganti kapolsek tersebut.

Bahkan, Fadil meminta kapolsek tersebut untuk segera menghadap Kabid Propam Jatim terkait etik kepolisian.

 "Siap," kata Kapolsek Gubeng Kompol Naufil dikutip dari Kompas TV. 

 Mendapat teguran dari Kapolda, Kapolsek Gubeng Kompol Naufil langsung keluar dan meninggalkan ruangan.

Fadil meminta seluruh kapolsek untuk serius dalam penanganan kasus Covid-19, karena peningkatan kasus di Kota Surabaya terus melonjak.

 Rapat yang digelar tersebut bertujuan untuk mengetahui secara tepat permasalahan dampak Covid-19 di kampung-kampung, mulai dari warga yang belum mendapatkan bantuan pemerintah hingga warga yang memiliki gejala Covid-19.

 "Ini jadi tantangan buat kita supaya kita lebih serius," ujarnya dikutip dari Antaranews.com.(*)

Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved