Putu Wahyu Girang Beli Emas dan Menabung Dapat Hadiah Sepeda Motor
“Saya sejak 2016 sudah nabung emas, awalnya di Lombok beli emas batangan 40 gram dan di Bali ikut Tabungan Emas,” katanya di Denpasar
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Ni Luh Putu Wahyu Milani tak pernah menyangka, dirinya akan mendapatkan hadiah sepeda motor dari PT Pegadaian (Persero).
Awalnya, wanita yang akrab disapa Putu Wahyu ini, hanya membeli emas batangan dan ikut produk Tabungan Emas.
Tak dinyana, namanya keluar sebagai pemenang dalam event program Promosi April Emas.
“Saya sejak 2016 sudah nabung emas, awalnya di Lombok beli emas batangan 40 gram dan di Bali ikut Tabungan Emas,” katanya di Denpasar, Selasa (26/5/2020).
• Kasus Covid-19 Banyuwangi Bertambah Satu Orang, Pasien Jalani Perawatan di Surabaya
• Solusi Ditengah Pandemi Covid-19, Pengelola Hotel: Industri Perhotelan Siap Sambut Era New Normal
• Setir Tak Berfungsi, Mobil Tabrak Motor dan Tiang Telepon di Samsam Tabanan
Total emas yang ia kumpulkan seberat 15 gram, sebab selama ini ada beberapa yang dijual. Ia hanya berpikir, emas adalah instrumen investasi yang potensial.
“Harga emas kan naik terus,” imbuhnya.
Kemudian ia juga investasi reksadana untuk jangka panjang masa depan buah hatinya.
Apalagi wanita asli Singaraja ini, telah memiliki 3 buah hati.
Wanita yang berprofesi sebagai trader ini, berharap Pegadaian kian memanjakan nasabah.
Apalagi selama ini memang proses jual beli terbilang sangat lancar. Sehingga kepercayaan nasabah juga terus meningkat.
Kabag Humas & Protokoler PT Pegadaian (Persero) kanwil VII Denpasar, Made Mariawan, menjelaskan hadiah ini diberikan dalam rangkaian kegiatan dan perayaan HUT PT Pegadaian (Persero) ke-119.
Ditindaklanjuti program Promosi April Emas, dengan hadiah dari 100 gram emas untuk pemenang pertama.
Unit sepeda motor dua buah untuk pemenang kedua, dan 5 buah cincin berlian bagi pemenang ketiga.
“Program ini nasional, dan pengundian juga secara nasional, kebetulan di Kanwil VII Denpasar ada nasabah yang beruntung dapat sepeda motor,”sebutnya.
• Covid-19 Masih Mewabah, SMK TI Global Pasang Target 500 Siswa untuk PPDB Tahun Ajaran 2020/2021
• Bersama Kominfo, LinkAja Sediakan Pembayaran Online di 18 Pasar Tradisional di Wilayah PSBB
• Persiapan New Normal di 4 Provinsi dan 25 Kabupaten/Kota, Pasukan TNI-Polri akan Dikerahkan
Pengundian secara online, dihadapan pejabat berwenang dan terakit sesuai izin iklan/promosi undian gratis berhadiah (UGB) dari Kemensos No.537/DYS-PSDBS.PI.5/05/2020.
“Pegadaian telah mengadakan lelang secara online pada 9 Mei 2020,” imbuhnya.
Lanjutnya, semua nasabah berhak ikut undian ini walaupun ia hanya membeli satu gram emas saja di Pegadaian.
Al Manfaluthy, Kepala Departemen (Kadep) Bisnis Support, menyebutkan jumlah nasabah seluruh Indonesia saat ini 14,27 juta.
Sedangkan se-Kanwil VII Denpasar mencapai 1,5 juta nasabah. Outstanding loan (OSL) per Mei 2020, mencapai Rp 5,501 triliun di Kanwil VII Denpasar.
“Ini hebatnya, target setahun Rp 5,419 triliun sudah dicapai pada 31 Maret 2020. Target setahun saja sudah dicapai di triwulan pertama 2020, jadi kami membuat target baru Rp 6 triliun sampai akhir tahun ini,” sebutnya.
Animo nasabah, kata dia, sangat kuat apalagi era sekarang emas sudah mendekati limit satu juta per gram. Dan ini harga emas yang cukup tinggi.
“Saya dulu masuk Pegadaian tahun 1985 harga emas per gram hanya Rp 23 ribu, sekarang sudah Rp 900 ribuan,” katanya.
Belakangan ini, nasabah yang menggadai dan menjual emasnya tidak terlalu banyak. Sebab harga emas diprediksi akan naik, sehingga banyak nasabah yang menahan emasnya.
“Keunggulan investasi emas juga nilainya terus naik. Untuk investasi jangka panjang sangat bagus,” imbuhnya.
Ia pun berharap ke depan masyarakat kian sadar, bahwa investasi emas sangat bagus dan menjanjikan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/putu-wahyu-saat-menerima-hadiah.jpg)