Corona di Bali

Update Covid-19 di Bali, Pasien Positif Tambah: 8 Orang, Sembuh: 7 Orang, Dalam Perawatan: 109 Orang

Dan jumlah pasien positif dalam perawatan atau kasus aktif sebanyak 109 orang yang ada di 7 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas dan BPK Pering

Istimewa/Humas Pemprov Bali
Perkembangan akumulatif kasus Covid-19 di Bali pada, Rabu (27/5/2020). 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dapat menyampaikan perkembangan Penanganan  (Covid-19) di Provinsi Bali, Rabu (27/5/2020). 

Jumlah kumulatif pasien positif hari ini di bali sebanyak 415 orang. Dan hari ini telah bertambah sebanyak 8 orang WNI, yang terdiri dari 4 orang PMI, 3 orang Imported Case (Indonesia) dan 1 orang Transmisi Lokal).

"Sementara jumlah akumulatif pasien yang telah sembuh sebanyak 302 orang. Hari ini telah bertambah 7 orang WNI terdiri dari 2 orang PMI dan 5 orang Transmisi lokal,"  ungkap, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dan jumlah pasien positif dalam perawatan atau kasus aktif sebanyak 109 orang yang ada di 7 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas dan BPK Pering.

Menko Perekonomian Sebut 8 Provinsi Siap Menjalani Protokol New Normal, Salah Satunya Bali

Bertambah 2 Pasien Positif Covid-19 di Denpasar, 1 PMI & Satu Orang Merupakan Perawat di RS Swasta

Golkar Bagi 3 Klaster untuk Petakan Wilayah pada Pilkada 2020, Karangasem & Bangli Jadi Target Utama

Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case. untuk transmisi lokal komulatif sejumlah 178 Orang.

 Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya upaya pencegahan Covid-19, seperti penggunaan masker, mencuci tangan, jaga jarak fisik dan lainnya. 

Untuk itu, sekali lagi, dalam upaya menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini. 

Yang boleh melakukan perjalanan dikecualikan untuk angkutan logistik, kesehatan, diplomatik, tugas lembaga tinggi negara serta angkutan logistik penanganan Covid-19. 

Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19.  Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mewajibkan setiap orang yang akan memasuki Provinsi Bali melalui bandara untuk menjalani tes swab dan mengimbau masyarakat Bali untuk mentaati peraturan tersebut dengan penuh disiplin sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved