Direvitalisasi, Pasar Umum Gianyar Hari Ini Sudah Mulai Dibongkar

Satu alat berat mulai diturunkan untuk membongkar bagunan di Pasar Umum Gianyar, Kamis (28/572020). Nampak juga beberapa tukang sedang membongkar ata

Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Alat berat sedang bekerja mengeruk trotoar, namun beberapa pemilik ruko di kawasan Pasar Umum Gianyar masih bertahan dan belum mau memindahkan barang dagangganya kamis (28/5/2020) 

Laporan wartawan Tribun Bali, I Nyoman Mahayasa

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Satu alat berat mulai diturunkan untuk membongkar bagunan di Pasar Umum Gianyar, Kamis (28/572020).

Nampak juga beberapa tukang sedang membongkar atap stan kuliner tradisional yang berada di sebelah utara jalan.

Sebelumnya Bupati Gianyar I Made Mahayastra, sudah melakukan pembongaran secara simbolis, Kamis (28/5/2020).

Selanjutnya pembongkaran bangunan pasar dilakukan oleh pemenang lelang pembongkaran.

Ditengah Pandemi Virus Corona, Puluhan Bule Pesta Miras dan Bikin Gaduh di Vila Pererenan Badung

Penggaraman Hancur Diterjang Ombak, Suwirta Berupaya Akan Bantu Petani Garam di Karangdadi

Gempabumi Tektonik Berkekuatan M 4,3 SR Guncang Sebagian Wilayah Lombok dan Karangasem

"Mohon maaf hari ini aliran listrik sudah putus, dan mohon maaf kepada para pedagang, kalo kita pindah itu adalah pengorbanan, kalo kita mulai berdagang itu adalah proses dari perjuangan dan pengorbanan dan saya mengucapkan terima kasih kepada paradagang yang sudah mendukung program ini." ucap Bupati Gianyar I Made Mahayastra.

Rencananya, Pemkab Gianyar akan merevitalisasi pasar yang berada di pusat Kota Gianyar ini.

Revitalisasi Pasar Umum Gianyar memasuki tahap pembongkaran, yang dimulai hari ini pada 28 Mei 2020.

Beberapa pemilik toko yang tergabung dalam Aliansi Ruko Pasar Gianyar, mendukung proyek tersebut.

Namun pemilik masih meminta kejelasan statusnya jika toko dibongkar. Mereka menginginkan adanya kesepakatan dalam bentuk MoU.

Meski alat berat sudah diturunkan beberapa pemilik toko nampak ada yang baru memindahkan barang dagannya bahkan ada yang belum sama sekali membereskan barang jualannya.

Beberapa toko yang sudah pindah memilih menempati lokasi lain untuk berjualan, sementara 1.000-an pedagang sudah pindah ke Pasar Relokasi di Lingkungan Bukitjati, Kelurahan Samplangan yang berjarak 1 km arah timur dari Pasar Umum Gianyar.

Sedangkan 265 pedagang Pasar Senggol pindah ke GOR Kebo Iwa. (*)

Penulis: I Nyoman Mahayasa
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved