Corona di Bali

Koster Tidak Akan Putuskan Sendiri Terkait Penerapan New Normal di Bali

Koster pun meminta pemerintah pusat tidak menetapkan secara sepihak dalam membuka suatu wilayah untuk menerapkan kehidupan new normal.

Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Gubernur Bali yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Wayan Koster melakukan konferensi pers di rumah jabatannya, Senin (4/5/2020) petang. Dalam konferensi pers tersebut, Koster didampingi Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali yang juga sebagai Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali I Made Rentin 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan tidak akan memutuskan sendiri kapan Bali kembali dibuka menyambut tatanan kehidupan normal baru atau new normal.

Koster akan menggandeng seluruh bupati/wali kota di Bali untuk menetapkannya secara bersama-sama.

Saat ini Koster belum bisa memberi kepastian kapan rencananya Bali akan dibuka, sebab Pemprov Bali masih melakukan proses pemetaan.

Koster menjelaskan pemetaan dilakukan di seluruh wilayah kabupaten/kota, bahkan sampai ke tingkat desa.

Karena itu, keputusan membuka kembali Bali pun nantinya tak akan ditetapkan sendiri oleh Koster.

Melainkan secara bersama-sama dengan bupati/wali kota se-Bali.

"Jadi karena itu kita belum memberi kepastian kapan (Bali) akan dibuka," kata Koster saat ditemui usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Bali, Jumat (29/5/2020).

Koster pun meminta pemerintah pusat tidak menetapkan secara sepihak dalam membuka suatu wilayah untuk menerapkan kehidupan new normal.

Permintaan itu Koster sampaikan dalam rapat secara daring dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Selasa (26/5/2020) lalu.

"Jadi kami juga bicara dengan Bapak Menko, jangan pemerintah pusat menetapkan secara sepihak, tapi harus atas kajian dan analisa dari pemerintah daerah," kata Koster didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved