Virus Corona
4 Perubahan yang Perlu Diantisipasi Bisnis Kuliner Saat New Normal
Punya bisnis kuliner atau baru akan memulai usaha, 4 perubahan ini harus diantisipasi menghadapi new normal
"Orang tidak mikir beli yang mewah, mahal, tapi lebih mikir bagaimana kehidupannya dengan membeli makanan yang lebih bergizi dan lain sebagainya," contohnya.
3. Shifting in the Mindset of Food Safety and Resource
Kata dia, orang akan cenderung memperhatikan bagaimana kebersihan makanan dan keamanan dari produk yang akan dibelinya.
"Mereka akan lebih ingin mengetahui dari mana asal makanan, sehat atau tidak, nutrisinya, dan lainnya," tutur Adhi.
4. Shifting in Brand Loyalty
Pada perubahan ini, orang cenderung tidak melihat merek atau brand dari produk makanan minuman.
Menurut Deden, brand akan menempati posisi kedua atau ketiga dalam hal yang dicari konsumen.
"Karena sekarang, konsumen lebih memikirkan ketersediaan. Begitu mereka membeli barang tidak tersedia, mereka tidak mikir merek apa, langsung mencari yang ada saja. Tapi mereka juga akan memikirkan safety, kalau tidak safety, mereka tidak akan membeli," jelasnya.
Hal tersebut, ungkap Deden, akan menjadi tantangan tersendiri bagi brand yang sudah memiliki nama.
Namun di sisi lain akan menjadi peluang bagi new comer.
(Kompas.com/Nicholas Ryan Aditya)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 4 Prediksi Perubahan Bisnis Kuliner di Era New Normal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-bisnis-kuliner.jpg)