Peristiwa di Karangasem

Akibat Hujan Deras Hingga Timbulkan Longsor, Bongkahan Batu Besar Hantam Rumah Ketut Suda

Kepala Wilayah (Kawil) Klungah, I Kadek Saka Dwijaya menjelaskan, longsor disertai pohon tumbang terjadi setelah diguyur hujan sejak pukul 20.00

Tribun Bali/Saiful Rohim
Petugas Kepolisian (Polsek) Sidemen bersama warga sekitar mengecek longsor disertai pohon tumbang di Dusun Klungah, Wisma Kerta, Sidemen, Senin (1/6/2020) pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Hujan deras disertai angin kencang disekitar Karangasem mengakibatkan longsor dan pohon tumbang di Banjar Klungah, Desa  Wismakerta, Kecamatan Sidemen, Minggu (31/5/2020) pukul 23.20 wita.

Satu unit rumah permanen milik I Ketut Suda dihantam bebatuan dari atas.

Kepala Wilayah (Kawil) Klungah, I Kadek Saka Dwijaya menjelaskan, longsor disertai pohon tumbang terjadi setelah diguyur hujan sejak pukul 20.00  sampai 22.00 wita.

 Sekitar pukul 23.20 wita, tanah bergerak hingga mengakibatkan  pohon usia tua tumbang serta bebatuan  dari atas berjatuhan.

Baru Dua Minggu Tinggal di Denpasar, Made Agus Kaget Rumah & Mobilnya Tertimpa Longsor

Lion Air Wajibkan Penumpang Tiba di Bandara 4 Jam Sebelum Jadwal Keberangkatan

Cara Klaim Listrik Gratis via Login pln.co.id & WA,Diskon untuk 1300 VA & Nonsubsidi Coba Lightup.id

"Saat kejadian terdengar suara gemuruh dari ketinggian sekitar 75 meter dari lokasi kejadian. Dua pohon tumbang, dan batu besar turun menggelinding menghantam tembok kamar bagian barat milik Ketut Suda. Bebatuan sempat ditahan  dua pohon kelapa,"jelas I Kadek Saka Dwijaya, Senin (1/6/2020) kemarin.

Untungnya, penghuni rumah segera keluar saat mendengar suara gemuruh dari atas.

 Ketut Suda (42) yang beristirahat di kamar bagian barat lari ke luar.

Tak ada  korbn jiwa atau luka saat kejadian. Pemilik rumah hanya mengalami kerugian materiil puluhan juta karena tembok rumah rusak parah.

"Ketut Suda sempat tidur di kamar bagian barat. Karena  perasaan tak enak akhirnya pindah ke kamar dibagian  timur. Pemilik rumah sempat cemas sebelum kejaskan. Beberapa jam stelah pindah tidur, terdengar gemuruh. Batu menghantam tembok rumah di belakang," tambah Saka Dwijaya.

Kapolsek Sidemen, AKP Nyoman Artadana mengungkapkan, tembok rumah berukuran 6 x 12 meter jebol akibat dihantam  bongkahan batu besar yang jatuh dari atas.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved