Corona di Bali

PMI Buleleng Serahkan Bantuan 100 Paket Sembako Kepada Warga Desa Kayu Putih Buleleng

PMI Buleleng Serahkan Bantuan 100 Paket Sembako Kepada Warga Desa Kayu Putih Buleleng

Ist
PMI Buleleng tergabung dalam Komunitas Buleleng Seamen Association (BSA) melakukan aksi sosial bagi-bagi 100 paket sembako, pada Senin (1/5). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sebagai upaya untuk menepis stigma negatif selama terjadinya pandemi covid-19, sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng yang tergabung dalam Komunitas Buleleng Seamen Association (BSA) melakukan aksi sosial bagi-bagi 100 paket sembako, pada Senin (1/5).

Penyerahan bantuan sembako ini dimulai dari Desa Kayu Putih, Kecamatan Sukasasa. Di desa ini, BSA menyerahkan 40 paket sembako yang terdiri dari beras, telur dan mi instan kepada masyarakat yang terdampak covid-19. Sembako dibagikan di Kantor Perbekel Desa Kayu Putih.

Ketua BSA Buleleng, Putu Eka Saputra mengatakan, paket sembako akan dibagikan sebanyak 100 buah, di enam desa yang ada di Buleleng. Aksi sosial ini dilakukan oleh pihaknya sebagai bentuk apresiasi terhadap Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dalam menangani dan memfasilitasi para PMI selama menjalani karantina. Disamping itu, kegiatan bagi-bagi sembako juga dilakukan untuk menepis stigma negatif terhadap para PMI. Mengingat sejumlag oknum beranggapan jika virus corona banyak ditularkan oleh para pahlawan devisa negara tersebut.

Selain di Desa Kayu Putih, Saputra menyebut, sembako ini juga akan diserahkan oleh pihaknya di Desa Kerobokan Kecamatan Sawan, Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak, Desa Silangjana Kecamatan Sukasada, desa Pegadungan Kecamatan Sukasada, dan Desa Ambengan Kecamatan Sukasada. Bahkan, pihaknya berencana akan melakukan aksi sosial kepasa relawan dan petugas yang berjaga ditempat-tempat karantina para PMI asal Buleleng yang ada di hotel-hotel Denpasar.

"Sembako akan diserahkan secara bertahap, kepada masyarakat yang perekonomiannya terganggu akibat covid-19. Desa-desa lain juga akan kami bantu. Ini merupakan program 2 ton beras dari BSA. Namun untuk saat ini baru terkumpul setengah ton beras, seribu butir telur, dan mie instan sehingga kami baru bisa menyerahkan 100 paket saja. Mungkin dalam dua minggu kedepan kami akan salurkan bantuan sembako ke desa yang lain," terangnya.

Sementara Perbekel Desa Kayu Putih, Gede Gelgel Ariawan mengatakan, bantuan sembako yang diberikan oleh Komunitas BSA ini sangat membantu masyarakat di desanya. "Selama ini, bantuan-bantuan dari relawan, komunitas dan pengusaha sangat membantu meringankan beban warga kami yang terdampak pandemi ini," terangnya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved