Corona di Bali
84 PMI Asal Karangasem Masih Dikarantina di 5 Hotel yang Sudah Disiapkan
Sedangkan sisanya sudah keluar karena telah jalani karantina 14 hari, dan dinyatakan negatif setelah melakukan rapid test beberapa kali
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Dari 731 PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal Karangasem yang di karantina, sebanyak 84 orang masih menjalani karantina.
Sedangkan sisanya sudah keluar karena telah jalani karantina 14 hari, dan dinyatakan negatif setelah melakukan rapid test beberapa kali.
Data dihimpun dilapangan, Jumat (5/6/2020), 84 pekerja migran yang masih di karantina tersebar di lima hotel disekitar Karangasem.
Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri mengungkapkan, selama menjalani karantina PMI berprilaku baik dan disiplin.
• Tantang PDIP pada Pilkada Serentak di Bali, 3 Parpol Putuskan Berkoalisi Gabung Poros Golkar-NasDem
• Konsumsi BBM dan Elpiji di Bali Terjun Bebas Selama Pandemi Covid-19 Melanda
• Bupati Buleleng Minta Waktu Dua Minggu untuk Mempertimbangkan Pembukaan Tempat Ibadah
Mereka mengikuti peraturan yang berlaku.
Kamis (4/6), sebanyak 29 PMI yang dikarantina di SKB Jasri sudah diizinkan pulang.
Terdiri 25 pria dan 4 wanita. Mereka telah menjalani karantina selama 14 hari, dan dinyatakan negative usai jalani rapid test.
Pihaknya berharap kasus Covid - 19 di Bumi Lahar tidak terjadi lagi.
"Saya mengucapkan terimakasih karena pekerja migran telah jalani masa karantina dengan baik dan disiplin. Saya berharap, kasus Covid-19 di Karangasem tidak kembali terjadi,"harap IGA Mas Sumatri.
PMI yang sudah keluar dari karantina akan diberikan surat sehat dari Dinas kesehatan.
"PMI yang sudah selesai masa karantinanya dibekali surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Karangasem sebagai jaminan kembali berbaur dengan masyarakat asalnya,"jelas Sumatri.
Mas Sumatri menambahkan, tantangan baru yang akan dihadapi yakni menyongsong new normal.
Pekerja migran yang sempat jalani karantina dan telah diizinkan pulang diharapkan turut serta bantu pemerintah dalam mensosialisasikan protokol kesehatan Covid yang baik & benar.
“Mari beri contoh ke masayarakat. Bagaimana pola hidup seharusnya kita lakukan menyongsong new normal. Menjaga pola hidup bersih, sehat, beserta rajin cuci tangan, menggunakan masker, dan jaga jarak saat dikeramaian. Seperti pasar dan tempat umum lainnya,”imbuhnya.
Untuk diketahui, data gugus tugas percepatan penanganan Covid - 19 per 5 Juni 2020, dari 23 kasus Covid di Karangasem, sebanyak 20 orang dinyatakan sembuh.
• Diduga Mr X Karena Sakit Ini, Polisi Kini Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Tim Medis
• Dalam Sehari RSUD Klungkung Buang Ratusan Sampah APD, Produksi Limbah Medis Meningkat Selama Pandemi
• Pemerintah RRT Serahkan Bantuan Kemanusian Penanganan Covid-19 ke Indonesia
Sedangkan 3 orang pasien lainnya masih menjalani perawatan. Tiga pasien berasal dari Kecamatan Karangasem & Rendang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-karantina-covid-19.jpg)