Corona di Bali

Satu PDP Meninggal Dunia di Tabanan, Gugus Tugas Tunggu Hasil Swab

Pasien tersebut merupakan PDP dan hasil swab masih belum keluar sehingga untuk pemulasaraan jenazah menggunakan protokol penanganan jenazah covid 19

Ist
Suasana penguburan jenazah PDP oleh sejumlah warga lengkap dengan APD di salah satu Setra Desa Adat di Kecamatan Kediri, Tabanan, Jumat (5/6) sore. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berusia 77 tahun yang dirawat di ruang isolasi BRSU Tabanan dinyatakan meninggal dunia, Jumat (5/6) dinihari sekitar pukul 04.00 Wita. Pasien asal Kecamatan Kediri ini selanjutnya dimakamkan di salah satu Setra Desa Adat dengan SOP Protap Covid yakni menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Menurut Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tabanan sekaligus Sekda Tabanan, I Gede Susila, PDP tersebut meninggal
Jumat (5/6) dinihari. Dimana pasien tersebut juga ada rencana operasi.

"Sebelumnya hasil rapid tes yang bersangkutan reaktif, kemudian diisolasi ke rumah sakit Tabanan tanggal 2 Juni lalu," kata Susila, Jumat (5/6) sembari menyeeb6utkan selain PDP, pasien tersebut juga sudah menderita penyakit lainnya.

Pasca dinyatakan meninggal, kata dia, karena pasien tersebut merupakan PDP dan hasil swab masih belum keluar sehingga untuk pemulasaraan jenazah menggunakan protokol penanganan jenazah covid 19.

"Pengantaran dan prosesi penguburan di sesuai protokol," katanya.

Kadis Kominfo Tabanan, I Putu Dian Setiawan menambahkan, untuk prosesi pemakaman sudah disiapkan dari gugus tugas. Dalam pelaksanaannya juga dibantu warga dengan mengunakan APD lengkap dan sesuai protap penguburan jenazah.

Demikian laporan kami,
[5/6 17:20] Kadiskominfo Tabanan Putu Dian: Td awal disiapkan dr gugus Tugas. Dlm pelaksanaan di lapangan di bantu warga yg mengenakan APD lengkap dan sesuai Protap penguburan jenazah.

"Di lapangan juga ada anggota gugus tugas (Camat) yang memonitor langsung prosesnya," kata Dian.

Dia melanjutkan, pihak gugus tugas saat ini masih menunggu hasil swab pasien tersebut.

"Sejak masuk RS, protokolnya adalah di rapid. Kemudian, dinyatakan positif hasil rapidnya sudah di tracking yang sempat dekat dengan pasien," ujarnya.(mpa)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved