Sering Dilakukan, 3 Kesalahan Ini Membuat Donat Pecah Saat Digoreng

Terlihat mudah, rupanya untuk membuat donat tidak mudah. Salah satunya yang kerap ditemukan adalah donat pecah saat digoreng.

Pixabay
Ilustrasi donat. 

Jadinya, coba lihat dulu waktu fermentasi yang disarankan resep.

Lalu ukur apakah hari itu cuaca sedang dingin (misalnya hujan atau ruangan ber AC) atau sedang panas.

Baru sesuaikan lagi waktunya.

Di cuaca Indonesia yang panas, waktu fermentasi lebih banyak dikurangi daripada ditambah.

Kisah Pilu Istri Hamil 9 Bulan Ditinggal Suami, Tetangga: Kadang Nangis Mikir Biaya Persalinan

Menggunakan Telur dan Mentega Baru Keluar dari Kulkas, 5 Penyebab Kue Bantat dan Tidak Mengembang

Hanya 3 Hari, Nikmati Promo Indomaret 5 - 7 Juni 2020 , Minyak Goreng, Diapers hingga Minuman Segar

2. Donat Kurang Padat Waktu Dibentuk

Donat yang kurang padat sewaktu dibentuk akan membuatnya jadi tidak kokoh dan akhirnya pecah saat digoreng.

Sebaiknya, setelah fermentasi pertama, adonan harus ditekan dulu sampai pipih kembali.

Lalu bentuk bulat-bulat kecil sampai betul-betul licin permukaannya.

Kalau permukaannya sudah licin, donat berarti sudah padat dan siap diberi lubang lalau difermentasi kedua kali.

3. Api Atau Minyak Terlalu Panas

Minyak yang terlalu panas akan membuat donat jadi terlalu mengembang dan akhirnya pecah.

Makanya, gunakan api sedang agak kecil untuk menggoreng donat.

Masukkan ketika minyak sudah cukup panasnya.

Saat membuat donat, sebisa mungkin hindari kesalahan di atas ya.

Tahap fermentasi mungkin jadi bagian yang paling sulit.

Tapi, kalau terus berlatih, pasti kita bisa mengira-ngira kapan fermentasi harus dihentikan.

Kuncinya adalah terus belajar dan mencoba. (*)

Artikel ini telah tayang di Sajian Sedap Grid ID dengan judul "3 Kesalahan Fatal yang Membuat Donat Pecah saat Digoreng, No. 3 Sering Banget Dilakukan"

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved