Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berisiko Terkena Penyakit Kronis, Atasi Perut Buncit dengan 5 Jenis Makanan Ini

Lemak di area perut juga bisa memicu peradangan yang merupakan penyebab penuaan dini dan berbagai penyakit.

Tayang:
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM - Memiliki perut rata dan bebas dari lemak adalah impian banyak orang.

Lemak di area perut juga bisa memicu peradangan yang merupakan penyebab penuaan dini dan berbagai penyakit.

Itu sebabnya, perut buncit membuat kita berisiko mengalami berbagai penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke.

Riset juga membuktikan mengurangi lemak di area perut juga membantu meningkatkan kesehatan tubuh.

Riset 2019 yang duterbitkan di JAMA juga membuktikan wanita dengan berat badan ideal namun memiliki banyak lemak di perut berisiko mengalami kematian dini.

Kabar baiknya, ada berbagai cara yang bisa kita lakukan untuk menghempas lemak di area perut.

Selain olahraga, makanan tertentu juga bisa membantu kita mengurangi lemak perut.

Melansir lama Health, berikut lima jenis makanan yang ampuh mengusir lemak di perut:

Ini Prakiraan Cuaca di Bali 6 Juni 2020, Mengwi Badung Diperkirakan Hujan Ringan

Jadwal Belajar dari Rumah Sabtu 6 Juni 2020, Ada Podbox: Musik 1 Blok M Epicentrum Musik Era 80an

Ini Deretan Drakor yang Pernah Dibintangi Ok Taecyeon, Save Me Hingga Lets Fight Ghost

1. Alpukat

Alpukat kaya akan lemak baik, serat, antioksidan, vitamin dan mineral — termasuk kalium, mineral yang mendukung fungsi jantung dan membantu mengatur tekanan darah.

Buah ini juga berfungsi sebagai diuretik alami yang membantu mengeluarkan kelebihan natrium dan cairan tubuh.

Riset juga membuktikan alpukat mampu mengurangi jumlah lemak di area perut. Riset tersebut meneliti 111 orang dewasa yang dibagi menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama mengonsumsi satu alpukat segar setiap hari, sementara kelompok kedua mengonsumsi jumlah kalori yang sama dengan kelompok pertama namun tanpa alpukat.

Setelah tiga bulan, kelompok yang rutin mengonsumsi alpukat mengalami penguragan lemak di area perut.

Sayangnya, hal yang sama tidak dialami oleh kelompok kedua.

Kisah di Balik Nama RSPI Sulianti Saroso, Prof Sulianti Ternyata Lahir di Karangasem

Kisah di Balik Nama RSPI Sulianti Saroso, Prof Sulianti Ternyata Lahir di Karangasem

Putuskan Penyebaran Virus Corona, Sudirman: Pemerintah Harus Buat Kebijakan yang Lahir dari Data

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved