Corona di Bali

12 Orang Positif Covid-19 di Denpasar, 5 Orang Ketahuan Saat Mencari Surat Keterangan Swab Test

Kota Denpasar kembali mengalami lonjakan kasus Covid-19 pada Minggu (7/6/2020). Tercatat 12 orang dinyatakan positif Covid-19

Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Pixabay
Ilustrasi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kota Denpasar kembali mengalami lonjakan kasus Covid-19 pada Minggu (7/6/2020).

Tercatat 12 orang dinyatakan positif Covid-19.

12 orang pasien yang dinyatakan positif Covid-19 ini diketahui tertular akibat transmisi lokal sebanyak 11 orang dan 1 orang imported case dari daerah terjangkit di luar Bali.

Adapun rincian domisilinya meliputi beberapa wilayah yakni sebagai berikut.

2 orang dari Kelurahan Pemecutan, dimana pasien pertama ibu rumah tangga (62) tertular dari anaknya dan dirawat di RSUD Wangaya, pasien kedua laki-laki (48) dirawat di RS Bali Mandara.

"Pekerjaannya masih ditelusuri," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

1 orang berasal dari Kelurahan Serangan berjenis kelamin laki-laki (45) dan dirawat salah satu RS swasta di Badung, pekerjaannya juga masih ditelusuri.

2 orang dari Desa Pemecutan Kaja yakni perempuan (67) seorang ibu rumah tangga dan dirawat di RSAD, dan kedua perempuan (30).

Perempuan ini diketahui positif saat mencari surat keterangan swab test saat akan berangkat ke luar Bali.

"Ini positif saat hasil nyari surat keterangan swab test-nya keluar," katanya.

1 orang dari Desa Ubung Kaja, seorang laki-laki (60) dan dirawat di RSUD Wangaya.

2 orang dari Desa Dauh Puri Klod seorang perempuan (45) dirawat di RSUD Wangaya dan pekerjaannya masih ditelusuri, serta perempuan (52) tahun bekerja sebagai pedagang nasi dan dirawat di RSPTN Unud.

1 orang dari Kelurahan Sesetan merupakan seorang perempuan (26) merupakan pegawai di salah satu instansi pemerintah di Jakarta.

"Diketahui positif saat mencari surat keterangan swab test. Kini dirawat di RSPTN Unud," katanya.

1 orang dari Desa Tegal Harum, laki-laki (36) juga diketahui positif saat mencari surat keterangan swab test.

Ia juga bekerja di salah satu instansi pemerintah di Jakarta dan kini dirawat di RSPTN Unud.

PDP di Jembrana Meninggal Dunia, Hasil Swab Test Negatif Covid-19

Kasus Positif Covid-19 di Karangasem Bertambah 2 Orang, Transmisi Lokal dan PMI

1 orang dari Kelurahan Penatih seorang laki-laki (29) juga diketahui saat mencari surat keterangan swab test.

Ia bekerja di instansi pemerintah di Surabaya dan dirawat di RSPTN Unud.

1 orang lagi dari Desa Pemecutan Klod seorang laki-laki 34 tahun.

"Ia juga mencari suket swab test mau ke luar Bali. Sekarang dirawat di RSPTN Unud," katanya.

Dewa Rai mengatakan dari 12 tersebut, 8 orang aslinya dari luar Bali dan berdomisili di Denpasar.

Pihaknya kembali mewanti-wanti masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan.

Peningkatan kasus akibat transmisi lokal ini tidak bisa dipandang sepele, melainkan memerlukan upaya disiplin dan sungguh-sugguh masyarakat.

"Diperlukan kesadaran dan kedisiplinan yang tinggi semua elemen masyarakat dalam memutus mata rantai covid 19. Semua daerah di Bali dan luar Bali sudah terpapar Covid-19, mari bersama-sama kurangi perjalanan atau aktivitas di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain, karena kita tidak mengetahui siapa yang membawa virus atau tidak, untuk itulah diperlukan kesadaran, kejujuran dan disipilin yang tinggi semua pihak," kata Dewa Rai.

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan bahwa kasus Covid-19 di Kota Denpasar belakangan ini cenderung meningkat.

Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama desa/lurah masih menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

Secara kumulatif Dewa Rai, menjelaskan kasus covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 129 kasus positif.

Rincianya adalah 66 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 61 orang masih dalam perawatan.

Hasil tracking tim gugus tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 770 kasus, namun 390 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri, sehingga tersisa 380 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 299 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 265, sehingga masih tersisa 34 ODP.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 86 kasus, namun 29 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani swab test, sehingga tersisa 57 yang berstatus PDP.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved