Berkenalan dengan Mi Khas Korea Selatan Jajangmyeon, Disantap Saat Black Day
Jajangmyeon sendiri merupakan salah satu hidangan populer di Korea Selatan. Jajangmyeon begitu digemari orang-orang Korea.
Biasanya pada hari ini, para lajang merayakannya dengan berbusana serba hitam.
Selain itu, mereka juga akan menyantap jajangmyeon.
Bisa dibilang, jajangmyeon ibarat jajanan bakso bagi orang Indonesia.
Tipikal makanan yang memberikan kenyamanan (comfort food).
Tak hanya itu, jajangmyeon berwarna kehitaman, sesuai dengan tema Black Day.
Jajangmyeon berupa mi tebal dengan saus kacang kedelai hitam yang pekat dan berwarna kehitaman.
Sebagai isian mi adalah daging (umumnya daging babi) dan bawang bombay.
Lalu tambahan asinan daikon sebagai pendamping.
Jajangmyeon begitu populer sebagai jajanan orang Korea Selatan.
Setiap saat, mi ini kerap disantap orang-orang Korea, tak pandang apakah hari itu adalah Black Day.
Bagi orang Korea, mereka seakan dibesarkan dengan jajangmyeon yang kerap dinikmati di kedai mi dekat rumah.
Jajangmyeon sendiri bukan hidangan asli Korea.
Hidangan ini terinspirasi dari zhajiangmian, mi saus goreng khas Provinsi Shandong, China.
Para Imigran Shandong membawanya ke Incheon, di pesisir barat Korea, yang hanya berjarak 700 kilometer dari Shandong.
Ada perbedaaan antara jajangmyeon dengan zhajiangmian.