Corona di Bali

Jelang New Normal, PDDS Tabanan Kebanjiran Order Face Shield, Paling Banyak Kalangan Anak Sekolah

Pesanan face shield lebih banyak dari kalangan anak-anak sekolah karena ada informasi sekolah akan mulai dibuka kembali

Dok Tabanan
Tenaga kerja tampak sibuk memproduksi face shield di Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) Tabanan, Bali, Senin (8/6/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Produksi APD yakni face shield yang diproduksi Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) Tabanan terus kebanjiran order menjelang penerapan new normal.

Pesanan face shield lebih banyak dari kalangan masyarakat, sebagian pesanan berasal dari kalangan anak-anak karena adanya informasi sekolah akan mulai dibuka kembali.

Selain itu, kalangan OPD terutama pelayanan juga sudah banyak memesan face shield ini.

Direktur Perusahaan Daerah Dharma Santika I Putu Sugi Darmawan mengatakan selama ini sudah memproduksi ribuan APD, baik itu masker maupun face shield.

Untuk face shield, orderan yang masuk ke PDDS Tabanan mencapai 50 pcs per hari.

"Permintaannya cukup banyak setiap harinya mencapai 50 pcs, bahkan lebih, dan saat ini proses produksi masih terus berlangsung. Saat ini pemesan mulai meningkat dari kalangan masyarakat, OPD pelayanan, serta anak-anak sekolah yang memesan secara individu karena menuju new normal. Jika dari sekolah masih belum ada," jelas Sugi Darmawan saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2020), sembari menyebutkan ia juga mendapat pesanan dari Poliklinik Anak RSUP Sanglah.

Sugi melanjutkan, dalam proses produksi ia melibatkan empat tenaga kerja dengan kapasitas produksi 75 hingga 100 pcs face shield handmade per hari.

"Banyaknya pesanan kemungkinan karena konsumen melihat kelebihan dari face sheild kita yakni cover-nya bisa dibuka dan ditutup juga. Kemudian bisa diisi nama atau tulisan sesuai permintaan konsumen," ujarnya.

Selain itu, kata dia, untuk face shield anak-anak juga dibuat beberapa model dengan pilihaan karakter kartun.

Total hingga saat ini produksi face shield PDDS sudah mencapai 1.000 pcs lebih, kemudian masker sudah mencapai 150 ribu pcs lebih.

"Produksi baju Hazmat sekitar 500 set, total semua sudah ratusan ribu pcs untuk APD. Terutama masker yang paling banyak," tandasnya.

(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved