Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Virus Corona

Trading Emas Jadi Incaran Saat Pandemi Covid-19

Di masa pandemi Covid-19 trading gold/emas memang sangat dominan disukai nasabah

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Pejabat Sementara Branch Manager PT Solid Gold Berjangka, Peter Christian Susanto. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketidakpastian akibat meluasnya pandemi Covid-19, membuat semua orang panik.

Dampaknya pada ekonomi meluas hingga seluruh dunia.

Hingga membuat banyak orang wait and see. 

Namun tidak demikian dengan trading di bursa berjangka, khususnya di PT Solid Gold Berjangka (SGB).

Pejabat Sementara Branch Manager PT Solid Gold Berjangka, Peter Christian Susanto mengatakan saat ini trading gold (trading emas) sedang menarik. 

"Sebab sekarang posisinya sideways, atau market bergerak pada range naik dan turun tertentu. Jadi lebih gampang melihat dan masuk ke market," katanya, di Denpasar, Bali, Jumat (12/6/2020).

Peluang menarik ini bagus untuk trading, sebab transaksi gold/emas tidak terlalu fluktuatif seperti biasanya. 

Peter, sapaan akrabnya, menjelaskan trading gold/emas memang sangat dominan disukai nasabah SGB dibanding index dan forex.

"Kebetulan kami punya beberapa produk, yaitu emas/gold. Kemudian index, diantaranya Hangseng dan Nikkei. Lalu produk forex yaitu GBP, Euro, AUD, Yen, dan mata uang Swiss," sebutnya. 

Untuk menjadi nasabah, kata dia, minimal pembukaan rekening di SGB adalah Rp 100 juta.

Sebab modal untuk trading adalah Rp 10 juta per lot.

Untuk keuntungan, tergantung transaksi dan pergerakan market.

Ia mengingatkan trading di bursa berjangka mengandung konsep high risk high return.

Untuk itu, dibutuhkan analisa teknikal dan fundamental yang tepat dan pas.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved