KM Dharma Rucitra III Diduga Mengalami Kebocoran, Masih Dalam Proses Penyelidikan

KM Dharma Rucitra III diduga mengalami kebocoran pada bagian lambung hingga mengakibatkan kapal dalam posisi miring

Humas Basarnas Bali
Foto kiriman Humas Basarnas Bali. Penyebab Kapal Alami Kebocoran dan Kegagalan Mesin KM Dharma Rucitra III Masih Dalam Proses Penyelidikan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - KM Dharma Rucitra III diduga mengalami kebocoran pada bagian lambung hingga mengakibatkan kapal dalam posisi miring ketika tiba di Pelabuhan Padangbai, pukul 21.50 Wita. 

Kapal dengan bobot 1.444 gross ton itu berangkat dari Pelabuhan Lembar, Lombok pada hari Jumat 12 Juni sekitar pukul 17.30 Wita. 

Berdasarkan laporan kronologis yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menyebutkan bahwa dugaan sementara kapal naas tersebut bocor kurang lebih pada pukul 21.20 Wita.

Saat melakukan manuver untuk sandar kapal tersebut mengalami kemiringan, kemudian air laut mulai masuk ke lambung kapal dan ketika hampir berhasil sandar kapal mengalami kegagalan mesin, sehingga lambung kapal menyentuh dasar dermaga dan miring ke sebelah kanan.

Kapal Karam, Antrean di Pelabuhan Padang Bai Membludak Capai 1 Kilometer

Puluhan Kendaraan yang Berada di KMP Dharma Rucitra III Belum Bisa Dievakuasi

Cara Mencuci Beras agar Gizinya Tidak Hilang

Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada mengatakan, bahwa KM Dharma Rucitra III mengangkut 66 orang, yang terdiri dari 43 orang penumpang, 5 orang pedagang di kapal  dan 18 ABK. 

“Seluruh Person On Board (POB) terevakuasi dalam keadaan selamat dan langsung melakukan pengecekan kesehatan oleh pihak KP3 Pelabuhan Padang Bai," jelas Darmada, Sabtu (13/6/2020).

Pelapor atas nama Darma, Polair Padang Bai juga menyebutkan ada beberapa kendaraan yang terjebak di dalam kapal diantaranya 10 unit truk besar, 3 unit truk sedang, 3 unit kendaraan kecil, 8 unit tronton dan 5 unit roda dua. 

Gede Darmada bersama Kepala Seksi operasi Basarnas Bali mendatangi langsung tempat kejadian dan memastikan seluruh POB telah terevakuasi dan melihat kondisi kapal yang saat itu sudah 50 persen tenggelam. 

“Penyebab kapal alami kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak yang berwenang," tutur Darmada.

Saat ini Tim SAR Gabungan melaksanakan pembersihan tali-tali yang berada diperairan Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, Bali,  agar Dermaga 1 dapat digunakan keluar masuk Kapal.

Untuk roses evakuasi KM Dharma Rucitra III masih dalam koordinasi pihak-pihak terkait dan belum dilakukan hingga saat ini.(*).

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved