Corona di Bali
Tabanan Tambah 10 Kasus Positif Covid-19, Salah Satu Rumah Sakit Swasta Jadi Klaster Baru
Klaster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tabanan, Bali, terjadi di salah satu RS swasta,,
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Klaster baru penyebaran Covid-19, di Kabupaten Tabanan, Bali, terjadi di salah satu rumah sakit swasta, di Tabanan, Bali.
Tercatat, ada tambahan 10 kasus warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Tabanan, Minggu (21/6/2020).
Bahkan, 5 orang diantaranya tenaga medis.
Dengan penambahan tersebut, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Tabanan menetapkan rumah sakit swasta tersebut sebagai klaster baru penyebaran Covid-19.
Untuk mencegah penyebaran semakin meluas, GTPP Tabanan sudah melakukan tracing kontak dan segera melakukan swab test di rumah sakit swasta tersebut, menyasar orang-orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19.
"Nggih, ada 10 tambahan kasus terkonfirmasi positif di Tabanan per hari ini," kata Ketua Harian GTPP Tabanan, I Gede Susila melalui Juru Bicaranya, I Putu Dian Setiawan, Minggu (21/6/2020).
Kadiskominfo Tabanan ini menjelaskan, pusat penularan kasus baru tersebut terjadi di salah satu rumah sakit swasta di Tabanan.
Bahkan sejumlah tenaga medis yang sebelumnya sempat merawat pasien positif Covid-19 ikut tertular.
Sebab, ada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang sebelumnya dirawat di rumah sakit swasta tersebut.
Praktis tenaga medis yakni dokter yang sempat menanganinya serta keluarga yang sempat menjenguk pasien positif Covid-19 tersebut langsung dilakukan pengecekan dengan rapid test dan swab test.
Hasilnya adalah positif Covid-19, sehingga penyebaran tersebut terjadi di satu tempat.
"Dokter yang merawat pasien positif ini kemudian menularkan ke pasiennya yang lain. Juga menularkan ke tenaga kesehatan lainnya yang bertugas di sana," jelas Dian Setiawan.
Dian menyebutkan, dari 10 orang terkonfirmasi positif Covid-19 ini, 5 orang diantaranya merupakan tenaga medis yakni dokter dan perawat yang bertugas di salah satu rumah sakit swasta tersebut.
"Pasien awal yang sempat dirawat di rumah sakit swasta tersebut sekarang sudah dirawat di RSPTN Udayana. Kemudian untuk tambahan 10 orang ini sudah dirawat di RSPTN Unud dan UPTD RS Nyitdah, Kediri," sebutnya.
Dengan adanya penambahan terbanyak dan ada klaster baru, Dian menyatakan sudah melakukan tracking kontak dan ditemukan sekitar 170 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/peta-sebaran-data-covid-19-di-kabupaten-tabanan.jpg)