Breaking News:

Corona di Indonesia

Angka Kekerasan Pada Anak Tinggi Saat Pandemi, KemenPPPA Sosialisasikan Protokol Perlindungan Anak

Pada awal Mei 2020, Pemerintah telah meluncurkan protokol perlindungan anak lintas sektor dalam percepatan penanganan Covid-19

Tribun Bali/Prima
Ilustrasi kekerasan pada anak 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pada awal Mei 2020, Pemerintah telah meluncurkan protokol perlindungan anak lintas sektor dalam percepatan penanganan Covid-19 untuk mengoptimalkan upaya mencegah penularan Covid-19 khususnya terhadap anak sebagai kelompok rentan. 

Hal ini bertujuan agar anak tetap terlindungi dan terpenuhi hak-haknya di masa pandemi. 

“Protokol lintas sektor ini  menjadi bahan rekomendasi pedoman kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat dan Daerah terkait upaya-upaya perlindungan hak anak dalam berbagai kebijakan dan kegiatan penanganan covid-19 serta sudah dipublikasikan di website Covid-19.go.id,” jelas Deputi Bidang Perlindungan Anak Kemen PPPA, Nahar melalui keterangan yang diterima tribunbali.com, Rabu (24/6/2020).

Hingga hari ini, sosialisasi sudah kami lakukan di 34 provinsi.

Sariawan Bisa Jadi Gejala Awal Kanker Mulut, Waspada Jika Temukan Sariawan dengan Ciri Ini

Akan Diorbitkan Jadi Selebgram, Perempuan Muda Ini Disekap di Apartemen, Ini Bantahan Sang Produser

Kasus Covid-19 Jatim Melonjak, Sehari Tambah 274 Kasus, Gugus Tugas Imbau Masyarakat Berhati-hati

Anak merupakan kelompok rentan dalam masa pandemi Covid-19

“Banyak diantaranya yang butuh perlindungan khusus, seperti anak dalam kemiskinan, anak di lembaga pengasuhan, anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), dan lain-lain. Kami harap melalui pertemuan ini, kita bisa saling menginformasikan dan mencari jalan keluar terkait persoalan dalam perlindungan anak dan pemenuhan hak anak,” tambahnya.

Nahar menuturkan, bahwa kondisi rumah tangga juga rentan di masa pandemi ini. 

Hal tersebut disebabkan karena banyak anggota keluarga yang harus tinggal di rumah dalam waktu lama. 

Belum lagi masalah ekonomi akibat kehilangan penghasilan dan persoalan lainnya. 

Halaman
1234
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved