Corona di Bali

Bakti Wiyasa Buat Anyaman Kisa Jadi Tas Tempat Sayur di Tengah Pandemi Covid-19

Made Bakti Wiyasa membuat sebuah kerajinan kisa atau tas yang terbuat dari daun kelapa

Istimewa
Bakti Wiyasa menunjukkan kerajinan kisa buatannya 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Made Bakti Wiyasa merupakan seorang perupa, dan kurator senirupa.

Kini selain melukis ia juga menggarap sektor seni kreatif pertanian di desanya.

Saat pandemi Covid-19, semua sektor terdampak, termasuk ia yang berasal dari desa Pemanis, Tabanan, Bali ini.

Sehingga ia membuat sebuah kerajinan kisa atau tas yang terbuat dari daun kelapa.

7 Manfaat Mengonsumsi Jus Sirsak Secara Rutin, Mencegah Kanker hingga Memerangi Diabetes

Korea Utara Bergerak, Moncong Senjata Artileri dalam Posisi Terbuka Mengarah Ke Korea Selatan

Panti Asuhan Kristen 400 Baith-El Terima Bantuan Laptop BPR Lestari Bali

"Dari masa ke masa, kisa ini belum menemukan pasar yang bagus, nah saya mencoba memodifikasi, merevitalisasi dalam bentuk produk tas yang cantik dan unik, sehingga menjadi produk unggulan," kata Bakti Wiyasa, Rabu (24/6/2020).

Dimana dalam pembuatan kisa ini melibatkan para petani sayur.

Dan mereka mendapat motivasi baru setelah sekian lama produksi kisa ini tak tersentuh pasar yang bagus.

"Kita bersama Pemanis Heritage di desa, memfasilitasi produksi dan menyalurkan ke pasar dalam upaya menggairahkan ekonomi kreatif pedesaan," katanya.

Gayung bersambut, dalam upaya mengangkat keunggulan potensi lokal itu, hasil anyaman kisa ini.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved