Leher Jailani Robek Tersayat Tali Layangan di Jalan Udayana Buleleng

Jalilani terpaksa dilarikan ke RSUD Buleleng, lantaran mengalami luka robek di bagian leher kiri akibat terjerat benang layangan

Dok Buleleng
Korban Jailani saat hendak dilarikan warga ke rumah sakit. Bagian lehernya robek akibat tersayat tali layangan, Rabu (24/6/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Nasib apes dialami Jalilani (46).

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai pemulung ini terpaksa dilarikan ke RSUD Buleleng, lantaran mengalami luka robek di bagian leher kiri akibat terjerat benang layangan, pada Rabu (24/6/2020) sore sekira pukul 16.40 Wita.

Kapolsek Seririt, Kompol Gede Juli dikonfirmasi melalui saluran telepon mengatakan, kejadian ini terjadi di Jalan Udayana, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali.

Saat itu korban melintas di sekitar TKP dari arah utara menuju selatan.

Malangnya, korban tidak melihat ada tali layangan putus.

Sehingga tali layangan itu melukai leher bagian kirinya, hingga robek sepanjang sekitar lima sentimeter.

"Korban tidak sempat terjatuh dari motornya. Saat benang layangan itu menyayat lehernya, korban langsung berhenti,"

Warga yang melihat kejadian ini lantas bergegas melarikan korban ke RSUD Buleleng, dengan sebuah mobil pick up.

Luka menganga di lehernya membuat darah segar terus mengalir, hingga menodai pakaian yang ia kenakan.

Beruntung nyawa pria yang beralamat di Jalan Diponegoro, Gang Merpati II, Seririt itu berhasil selamat.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved