Desa Cemagi Akan Gelar Pecaruan Dan Cari Bule Yang Duduk di Pelinggih Pura

Pihak desa yang terdiri dari desa adat dan pecalang itu kini masih mencari WNA yang duduk di pelinggih itu.

Dok istimewa
Capture video seorang WNA duduk di pelinggih di salah satu pura di Pantai Mengening, Cemagi, Badung, Selasa (23/6/2020) sore. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Warga Negara Asing (WNA) yang diketahui duduk di pelinggih Pura Gede Batungaus di Pantai Mengening, Desa Cemagi, Mengwi, Badung, akhirnya dibenarkan oleh pihak desa.

Pihak desa pun berencana akan melakukan upacara pecaruan (pembersihan) di pura tersebut pada hari minggu mendatang.

Kepala Desa Cemagi, Ketut Wirama, saat dikonfirmasi mengaku dirinya sudah mengetahui WNA yang masuk ke areal Pura Gede Luhur Batungaus.

WNA perempuan tersbut katanya akan dicari lantaran diperkirakan tinggal di wilayah Canggu.

“Jadi setelah melakukan pengecekan CCTV, kami pastikan memang itu terjadi di Pura Gede Luhur Batungaus Desa Adat Cemagi. Bahkan kini kami sudah mengetahui WNA tersebut dan motor yang dibawanya,” ujar Wirama, Rabu (24/6/2020).

Pihak desa yang terdiri dari desa adat dan pecalang itu kini masih mencari WNA yang duduk di pelinggih itu.

“Kami ingin mediasi, ingin memastikan WNA tersebut gila atau bagaimana. Saat ini masih dilakukan pencarian oleh pihak desa adat,” katanya.

Sampai sekarang dirinya tidak tahu apa yang ingin dicari WNA tersebut masuk pura.

Padahal di pintu masuk sudah terdapat tulisan larangan masuk ke areal pura.

“Padahal ada tulisan larangan, yakni berbahasa Bali, Indonesia, dan Inggris, tapi tetap juga dia ke sana. Malah dia masuk dengan melompati pagar lantaran pintu terkunci,” akunya.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved