Breaking News:

Virus Corona

WHO Ingatkan Virus Corona di Amerika Serikat Belum Mencapai Puncaknya

Seperti dikutip Channel News Asia, WHO menyebutkan, kapan masa puncak wabah corona akan ditentukan tindakan pemerintah.

Editor: Wema Satya Dinata
ANTARA FOTO/REUTERS/ANDREW KELLY via KOMPAS.COM
Seseorang berjalan di bawah bendera Amerika Serikat di pantai Pulau Coney saat mewabahnya virus corona (Covid-19), di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Minggu (19/4/2020). 

TRIBUN-BALI.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan pandemi virus corona (Covid-19) di Amerika Serikat (AS) belum mencapai puncaknya.

Proyeksi WHO, infeksi virus corona secara global kemungkinan akan mencapai 10 juta orang di pekan depan.

Seperti dikutip Channel News Asia, WHO menyebutkan, kapan masa puncak wabah corona akan ditentukan tindakan pemerintah.

Tanpa kembali ke pembatasan atau lockdown, wabah tidak dapat dihindari.

Presiden Jokowi Kunjungi Banyuwangi, akan Buka New Normal Pariwisata

Pengamat Sosial Ingatkan Masyarakat Bali Jangan Terlena, Pemerintah Juga Harus Tingkatkan Pengawasan

Kunjungan Kerja ke Jawa Timur, Jokowi Beri Batas Waktu 2 Minggu Kasus Covid-19 Turun Signifikan

Badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini juga mengingatkan, pada tingkat kasus baru saat ini, kekurangan konsentrator - alat yang memurnikan oksigen - untuk membantu pasien yang sakit kritis, meningkat drastis.

"Pada bulan pertama wabah ini, kurang dari 10.000 kasus dilaporkan ke WHO. Pada bulan lalu, hampir empat juta kasus telah dilaporkan," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers virtual.

Ia memperkirakan kasus positif corona secara global dapat mencapai total 10 juta kasus di minggu depan.

"Ini adalah pengingat sadar bahwa meskipun kita melanjutkan penelitian vaksin dan terapi, kita memiliki tanggung jawab mendesak untuk melakukan segala yang kita bisa dengan alat yang kita miliki sekarang untuk menekan penularan dan menyelamatkan hidup."

Virus corona baru telah menewaskan sedikitnya 477.500 orang dan menginfeksi hampir 9,3 juta orang sejak muncul di China pada Desember tahun lalu.

Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan mengingatkan, virus corona masih mengamuk di Amerika dan meningkatkan pentingnya tindakan penguncian nasional yang baru.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved