Bocah di Seririt Diduga Dirudapaksa Kakek Usia 60 Tahun, Ini Curhatan Orangtua

Bocah di Seririt Diduga Dirudapaksa Kakek Usia 60 Tahun, Ini Curhatan Orangtua

TRIBUNPEKANBARU
ilustrasi pencabulan pada anak di bawah umur 

TRIBUN-BALI.COM– Kasus dugaan persetubuhan terhadap anak berusia 5 tahun, terjadi di Kecamatan Seririt.

Menurut informasi, korban berinisial EM.

Bocah malang tersebut diduga disetubuhi oleh seorang kakek berinisial IGBSP (60) di rumah korban pada bulan lalu.

Kasus ini dilaporkan oleh orangtua korban ke Mapolres Buleleng pada 16 Juni lalu, dengan nomor laporan: LP B/76/VI/2020/BALI/RES Buleleng.

IGAEM selaku ayah korban mengatakan, sejak dilaporkan, hingga saat ini terduga pelaku belum diperiksa oleh polisi.

IGAEM juga menyayangkan sikap petugas yang menyatakan jika biaya visum sangat mahal, yakni sebesar Rp 1 juta.

“Saya melapor ke Polres sejak 16 Juni, tapi sampai saat ini pelaku sama sekali tidak diperiksa. Saat minta divisum juga, petugas bilang biayanya mahal. Jadi saya melakukan visum sendiri ke RSUD Buleleng, ternyata hanya bayar Rp 462 ribu,” keluhnya saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Jumat (26/6/2020).

IGAEM pun berharap kasus ini segera diproses oleh Unit PPA Polres Buleleng.

“Kami berharap kasus ini berkeadilan dan cepat di proses oleh Polres Buleleng. Apalagi ini kasus persetubuhan, korbannya anak dibawah umur,” ucapnya.

Sementara Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya membenarkan jika pihaknya menerima laporan dugaan persetubuhan terhadap anak dibawah umur, di wilayah Kecamatan Seririt.

Saat ini, Unit PPA Polres Buleleng masih melakukan penyelidikan.

“Kasus sudah diterima, masih dalam penyelidikan. Unit PPA masih mempelajari laporannya,” singkat Iptu Sumarjaya. (rtu)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved