Corona di Bali
Hasil Kerja Satgas Gotong Royong Desa Adat Sayan Gianyar Berbuah Manis
Satgas Gotong-royong desa adat, yang selama ini menjadi ujung tombak pemutusan rantai Covid-19 di Bali, telah berbuah manis
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
“Kalau hanya olahraga tidak apa. Tapi ini masalahnya mereka jalan-jalan lalu selfie, dan biasanya yang jalan-jalan ini berbanyak orang, makanya terpaksa kami tegur. Astungkara, mereka mau menuruti arahan kami, dan situasi sawah tidak ramai-ramai lagi,” ujarnya.
Tak hanya penduduk pendatang, sampai saat ini tidak ada yang masuk ke wilayahnya, meskipun tidak ada larangan.
Bahkan yang sebelumnya kos atau ngontrak, dan sempat pulang kampung, sampai saat ini juga belum datang.
“Terkait kegiatan anak muda, tidak ada lagi yang keluyuran. Jam delapan malam, situasi desa sudah sepi,” tandasnya.
Ia berharap masyarakat menghargai pengorbanan Satgas Gotong Royong Desa Adat yang harus keluar rumah, saat masyarakat berada di rumah, yang harus berhadapan dengan banyak orang saat masyarakat menjauhi keramaian.
“Mari hargai apa yang dilakukan Satgas, dengan cara tetap mentaati protokol kesehatan, supaya pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir,” harapnya. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/satgas-gotong-royong-desa-adat-sayan.jpg)