Corona di Bali
KM Tonasa Line XVIII Dikarantina 14 Hari di Terminal Khusus Pelabuhan Celukan Bawang Buleleng
Saat kapal sandar, pihaknya bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Celukan Bawang langsung menerapkan SOP berupa melakukan cek kesehatan
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
Secara kumulatif, pasien terkonfirmasi positif virus corona di Buleleng sebanyak 93 orang. Dari jumlah tersebut, 78 diantaranya adalah OTG.
Mereka awalnya terdeteksi terpapar covid-19 karena ingin mencari surat keterangan (suket) bebas covid-19.
Namun setelah dilakukan rapid test oleh petugas kesehatan, hasilnya reaktif sehingga langsung di isolasi di RS Pratama Giri Emas untuk di test swab. Saat di test swab pun hasilnya menunjukan positif terpapar virus corona.
“Ada juga yang ditemukan dari hasil tracing. Jadi mereka betul-betul tidak bergejala,” terang Suyasa.
Dengan adanya kondisi ini, Suyasa mengaku saat ini pihaknya menjadikan OTG sebagai fokus perhatian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng.
Salah satunya dengan gencar melakukan tracing, serta melakukan rapid test di dua titik pintu masuk Buleleng, yakni di daerah Labuan Lalang, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak dan di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Buleleng ini pun mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.
“Banyak yang tidak bergejala, namun nyatanya positif covid. Jadi dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan, tidak menularkan virus ke orang lain,” katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/km-tonasa-line-xviii-bersandar-di-terminal-khusus-pelabuhan-celukan-bawang.jpg)